WisataHalo Wisatawan, Seluruh Obyek Ditutup di Lhokseumawe

Halo Wisatawan, Seluruh Obyek Ditutup di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE | Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, akhirnya menutup seluruh lokasi wisata di kota itu. Penutupan itu seiring dikeluarkannya surat edaran nomor 267/2020 tentang penutupan sementara seluruh lokasi wisata di Kota Lhokseumawe tertanggal 20 Maret 2020.

“Langkah penutupan terpaksa kita lakukan sekaligus untuk menyemprotkan disinfektan di lokasi wisata. Ini upaya pencegahan serius penyebaran virus corona di Lhokseumawe,” sebut pria yang akrab disapa Tengku Edi itu, Minggu (22/23/2020).

Dia menyebutkan, penutupan itu hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Sangat tergantung penyebaran virus dan penanganan virus Covid-19 itu di Lhokseumawe.

Dia menyebutkan, penutupan itu sejalan dengan imbauan Kementerian Tenaga Kerja RI untuk sektor wisata. Selain itu, dia berharap masyarakat tidak mengunjungi obyek wisata sementara itu. Pasalnya, obyek wisata akan disemprot cairan disinfektan.

Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya BAKATA.NET | RAHMAT

“Obyek wisata kita juga berada di lingkungan masyarakat, maka karena itu, sekaligus kita tutup obyek wisata untuk penyemprotan disinfektan,” katanya.

Dia mengimbau masyarakat terus mendapat informasi yang benar di tengah merebaknya informasi bohong terkait virus tersebut. Untuk mengakses perkembangan penanganan virus corona di Lhokseumawe dia menyarankan membuka website dinkes.lhokseumawekota.go.id.

Sebelumnya Lhokseumawe tidak menutup obyek wisata karena belum ditemukan orang dalam pemantauan atau pasien dalam pengawasan penyakit corona. Saat ini, satu orang dalam pemantauan berada di kota itu.

“Semoga kita bisa mengatasi semua persoalan virus ini dan bisa segera membuka obyek wisata untuk umum,” pungkas Suaidi.

|KCM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Enam Nama, Enam Gagasan di Bursa Rektor Unimal 2027–2030

LHOKSEUMAWE — Bursa pemilihan Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) periode 2027–2030...

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Ayahwa: Rawat Warisan Peradaban Islam

ACEH UTARA – Ribuan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten...

14 Rumah Penyintas Banjir Terbengkalai 4 Bulan di Aceh Utara, Tukang Pulang Mengaku Tak Digaji

LHOKSUKON - Sebanyak 14 unit rumah untuk penyintas banjir...

TVRI Aceh Rumahkan 17 Kontributor Saat Kontrak Masih Berjalan, IJTI: Jangan Korbankan Ujung Tombak Pemberitaan

BANDA ACEH – Kebijakan TVRI Aceh merumahkan 17 kontributor...