LHOKSEUMAWE – Tim Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe menangkap BT (36) asal Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Jumat (3/1/2020). Pria ini ditangkap karena diduga melakukan pemerasan dan memiliki senjata api.
Kasat Rekrim Polres Lhokseumawe, AKP Indra T Herlambang, dalam konferensi pers di Lhokseumawe, Senin (6/1/2020) menyebutkan bersama tersangka ditangkap satu senjata api pistol. “Biasanya tersangka melakukan pemerasan terhadap sejumlah orang dengan menggunakan senjata api tersebut, petugas juga menyita dua kaleng cat semprot,” ujar Indra.
Dia menjelaskan, gerakan BT diendus sejak 9 Juli 2019 lalu sekitar pukul 11.00 WIB, saat dia menghubungi Camat Sawang, Aceh Utara, Ibrahim, untuk berjumpa. Alasannya ingin berbicara.
“Tersangka masuk ke ruang kerja camat dan langsung meminta uang dengan jumlah Rp 1.000.000, sambil memperlihatkan senjata api yang dikeluarkan dari pingang tersangka,” ujarnya.
Setelah memperlihatkan senjata api, kemudian tersangka lalu meninggalkan kantor camat. “Kemudian tersangka memgirimkan pesan singkat kepada camat yang berbunyi itu hanya kamu saja yang tahu, saya tunggu di warung yang saya bilang tadi,” tutur Indra.
Lalu camat melaporkan kasus it uke polisi. Setelah menerima informasi, polisi langsung bergerak dan menangkap tersangka.
“Sekarang dia kita tahan di Mapolres Lhokseumawe untuk penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.
|KCM
Mastering casino strategies An advanced guide to winning techniques Understanding the Basics of Casino Games…
Hogyan kezeld okosan a pénzügyeidet a szerencsejáték világában playid casino Bevezetés a szerencsejáték pénzügyi kezelésébe…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si menyerahkan secara simbolis bantuan…
LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, belum mengikuti Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 2 Tahun…
ACEH UTARA- Disperindagkop UKM Aceh Utara menegaskan komitmen untuk menindak tegas pangkalan gas elpiji 3…
ACEH UTARA- Puluhan unit rumah toko (ruko) di pusat pembelanjaan Keude Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh…
This website uses cookies.