ACEH UTARA | Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib diwakili Kepala Pelaksana BPBD Amir Hamzah Senin 30/9 membuka Sosialisasi Desa Tangguh Bencana di Aula Serbaguna BPBD landeng Lhoksukon diikuti 25 peserta dari Lintas Sektor dan Instansi terkait, Camat Matang Kuli, Geuchik, Forum PRB Aceh Utara,PRB Gampong Tanjong Haji Muda Matangkuli.
Kalak BPBA diwakili Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bobby Syahputra, SE, M.Si bahwa Pilot Projek Desa Tangguh Bencana tahun ini hanya dilaksanakan ditiga kabupaten saja, Aceh Tenggara, Gayo Luwes dan Aceh Utara, jelas Bobby
Penanggulangan bencana secara koordinatif dengan instansi terkait harus dilakukan dengan baik, mulai Pra Bencana yaitu meningkatkan kesiapsiagaan, pelatihan, pencegahan dini dan mitigasi bencana, kajian resiko bencana, begitu juga tugas saat Tanggap Darurat pemenuhan kebutuhan pokok, evakuasi, pencarian harus dikoordinasikan dengan baik serta tahap Rehap Rekon yaitu pembangunan kembali prasarana, inprastruktur rusak akibat Bencana.
Lanjut Bobby sosialisasi desa tangguh bencana sebagai upaya mewujudkan masyarakat mandiri dan Tangguh dalam menghadapi bencana, membangun kesiapsiagaan melibatkan seluruh pemangku kepentingan hingga kepedesaan, karena tugas penanggulangan tidak saja tanggung jawab pemerintah, juga kewajiban partisipasi dan peran serta lembaga/organisasi masyarakat, dunia usaha dan seluruh komponen masyarakat.
Hingga saat ini di Aceh Utara sudah terbentuk 2 Gampong Tangguh Bencana yang di Falitasi BPBA melalui Program BNPB th 2013 yaitu Gampong Buket Linteung Kecamatan Langkahan dan Gampong Ule Matang Kecamatan Seunuddon pasca musibah tsunami, urai Bobby.
Kalaksa BPBD Amir Hamzah mengulang kaji bahwa akhir – akhir ini bencana lebih sering terjadi di Aceh Utara berupa Angin kencang/ Puting beliung, Banjir Rob/Pasang Purnama, Korban Tenggelam dan Banjir tahunan serta kebakaran, semuanya harus diberikan perhatian dan kesiapsiagaan serius, jelas Amir
Dalam menghadapi berbagai persoalan bencana dimasa akan datang sangat dibutuhkan partisipasi semuanya agar pemangku kepentingan dapat memberikan masukan terkait potensi bencana agar terciptanya SDM penanggulangan bencana yang profesional, cekatan dalam mengatasi serta meminalisir korban Bencana secara terkoordinir, terpadu, cepat dan tepat, ulas Kalaksa Amir Hamzah.
|RI
ACEH TIMUR – Harapan masyarakat Desa Bhoem dan Desa Blangsimpo yang sempat nyaris padam kini…
Aceh Timur– Kesibukan sebagai kepala daerah tidak menghalangi Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I.,…
Dari Dapur Keude Geudong ke Pasar Digital, Manisnya Warisan Samudera Pasai yang Bertahan Melintasi Zaman…
ACEH UTARA – Hari pertama masuk sekolah di SD Negeri 2 Dewantara, Kabupaten Aceh Utara,…
ACEH TIMUR-Penemuan jenazah seorang bayi perempuan di aliran Sungai Arakundo, Kecamatan Simpang Ulim, Minggu (12/07/2026),…
Muara Enim – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertanian berkelanjutan melalui…
This website uses cookies.