ACEH UTARA | Penderita HIV/AIDS di Kabupaten Aceh Utara meningkat dari waktu ke waktu. Hingga Mei 2019 tercatat 104 kasus penderita yang ditemukan Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara.
Kabid Pengendalian Pengendali dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh Utara, Achriani Fitri kepada wartawan, Jumat (5/7/2019) menyebutkan tahun 2017 ditemukan 16 kasus terdiri tujuh kasus penderita HIV dan 10 kasus pada penderita Aids. Sedangkan ditahun 2018 terdapat 15 kasus HIV dan 2 Kasus Aids dengan total 17 kasus HIV/AIDS.
“Jika ditotal dari 2007 ke Mei 2019 maka 104 kasus HIV dan Aids,” sebut Achriani.
Dia merincikan dari jumlah kasus itu mayoritas berusia 20-29 tahun. Disusul penderita berusia 30-39 tahun. Menurut jenis kelamin, sambung Achriani, terdapat 66 pria dan 38 wanita.
“Kalau dari sebaran kecamatan, mayoritas berada di Kecamatan Dewantara, disusul Baktiya, Lhoksukon, Muara Batu dan Meurah Mulia,” ungkapnya.
Untuk meminimalkan penyakit mematikan itu, Achrini Fitri menyebutkan sudah didirikan tiga desa percontohan di Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Selain itu, akan dideteksi secepat mungkin lewat Puskesmas sehingga penyebarannya bisa dikendalikan.
“Kita upayakan menjangkau dan mendeteksi sedini mungkin. Agar bisa kita berikan obat dan tidak menularkan ke orang lain,” pungkasnya.
|KCM
ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., memimpin rapat bersama warga…
LHOKSUKON – Sebanyak 50 tim Rapai Pase menabuh rapai (alat musik tradisional) di Desa Dayah…
Semarang – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional. Komitmen…
LHOKSUKON – Sebanyak 16 pemimpin rapaiyang terdiri syekh dan ketua grup menerima piagam penghargaan atas dedikasi danpengabdian…
LHOKSUKON – Rumoh Rapai Pase dideklarasikan dalam Pertunjukan Budaya Duel Akbar 50 Rapai Pase yang mempertemukan Blah Nou Krueng…
ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur menggelar kegiatan…
This website uses cookies.