Categories: Parlemen

DPRA Rekomendasi Pemekaran Kabupaten Aceh Malaka

BANDA ACEH | Melalui sidang paripurna, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) memberikan rekomendasi pemekaran kepada Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kabupaten Aceh Malaka. Pengesahan rekomendasi dipimpin oleh pimpinan sidang, Drs Sulaiman Abda, di Gedung Utama DPRA, Banda Aceh, Kamis (4/7/2019) malam.

Jalannya sidang sejak dibuka sekitar pukul 21.00 WIB, awalnya pengesahan Qanun Retribusi Aceh, RPJMA 2017-2022, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Aceh tahun 2018, dan paripurna dalam rangka rekomendasi CDOB di Kabupaten Aceh Utara. Hadir juga dalam kesempatan itu, Plt. Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, MT bersama para kepala SKPA, dan pimpinan intansi vertikal.

Dalam paripurna rekomendasi CDOB, Ketua Komisi 1, Azhari Cage, SIP memaparkan berkas kelayakan, surat keputusan tingkat kabupaten sampai tinjauan ke daerah CDOB. Dalam hal Aceh Malaka, Azhari Cage bersama 9 anggota komisi lainnya, melakukan kunjungan ke Kecamatan Muara Batu dan Nisam pada 11 Desember 2018.

“Berdasarkan persyaratan UUPA dan PP Nomor 78 Tahun 2007, maka berkas administrasi dan dukungan tokoh masyarakat dari berbagai unsur secara nyata pada pertemuan itu, Aceh Malaka sangat layak untuk dimekarkan dari induknya Aceh Utara,” tegas politisi Partai Aceh itu disertai applaus panitia dan puluhan tokoh masyarakat.

Sementara pimpinan sidang, sekaligus Wakil Ketua DPRA, Sulaiman Abda setelah Azhari Cage membaca laporan, menanyakan kepada anggota dewan berhadir terkait rekomendasi apakah disahkan malam ini atau dalam badan musyawarah. “Apakah kita lanjut membaca draft surat keputusan rekomendasi atau dalam rapat banmus saja,” tanya Sulaiman. Semua dewan menjawab, “malam ini”.

Selanjutnya, Sekretaris Dewan, Suhaimi membacakan draft keputusan rekomendasi CDOB Aceh Malaka. Setelah dibacakan, Sulaiman Abda menanyakan ke forum dan baru kemudian disahkan menjadi surat keputusan DPRA Aceh tertanggal 4 Juli 2019.

Secara terpisah usai sidang paripurna, Ketua Panitia CDOB Aceh Malaka, Prof A Hadi Arifin, MSi mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh anggota DPRA dan secara khusus komisi 1. Malam ini telah membuktikan untuk meningkatkan keadilan, meningkatkan pembangunan, SDM, dan menyelesaikan semua masalah di Aceh Utara.

“Selanjutnya kita duduk untuk menyiapkan data-data teknis yang masih terdapat kekurangan seperti kajian akademik dan lainnya. Kemudian baru kita ke Jakarta untuk melengkapi berkas yang sudah kita serahkan ke Kemendagri melalui Dirjen Otonomi Daerah (Otda) pada 27 April 2017 dengan registrasi nomor 240,” ucap mantan Rektor Unimal Lhokseumawe itu didampingi Bendahara Ade Zulfadhli. |RI

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Perkuat Peran EPC Nasional, Rekind Bangun Pabrik Soda Ash dan Amonium Klorida Petrokimia Gresik

JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) kembali memperkuat kiprahnya dalam pembangunan industri kimia nasional melalui kepercayaan…

18 hours ago

Pertamina Patra Niaga “Cadiak Pandai Goes to School” Kukuhkan Satuan Tugas Lingkungan Sekolah, Semarakkan Hari Inovasi Indonesia di Ulakan Tapakis

Padang Pariaman– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Aviation Fuel Terminal Minangkabau…

1 day ago

Tak Berhenti, Bupati Al-Farlaky Kembali Lobi Wamensos RI Perjuangkan Pencairan Jadup

Jakarta-- Upaya mempercepat pencairan bantuan Jatah Hidup (Jadup) bagi korban banjir di Aceh Timur terus…

2 days ago

Ketua PCNU Lhokseumawe Bekali Santri Pemahaman Turats, Tegaskan Pentingnya Penguasaan Kitab Kuning

LHOKSEUMAWE – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe, Dr. Tgk. M. Rizwan Haji…

2 days ago

Forbes DPR RI Asal Aceh Kecam Penembakan Warga Saat Pengibaran Bendera Bintang Bulan

BANDA ACEH | Ketua Forum Bersama (Forbes) DPR RI - DPD RI Asal Aceh, TA…

2 days ago

Mantan Kapolri Diduga Sadap Presiden Prabowo, Kini Dipenjara

JAKARTA – Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) diguncang kasus serius. Mantan Kapolri yang kini…

4 days ago

This website uses cookies.