Categories: FeaturedNews

Jelang Musim Tanam, Pupuk Indonesia Dorong Optimalisasi Penebusan Pupuk Bersubsidi di Takalar

Takalar – Menjelang Musim Tanam periode Oktober 2026 – Maret 2027, PT Pupuk Indonesia (Persero) mendorong optimalisasi penebusan pupuk bersubsidi di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Hal ini sebagai upaya perusahaan dalam memenuhi kebutuhan petani serta bentuk dukungan terhadap sektor pertanian.

“Pupuk Indonesia berkomitmen untuk memastikan pupuk bersubsidi dapat tersedia dan tersalurkan kepada petani sesuai prinsip 7 Tepat, yaitu tepat jenis, jumlah, harga, waktu, tempat, mutu, dan sasaran. Untuk itu, kolaborasi seluruh pihak perlu terus diperkuat agar proses penyaluran berjalan optimal dan kebutuhan petani dapat terpenuhi,” demikian ungkap Direktur Manajemen Aset Pupuk Indonesia, Tri Wahyudi Saleh dalam kegiatan Rembuk Tani dan Tebus Bersama Pupuk Indonesia, Kamis (17/8/2026).

Melalui kegiatan Rembuk Tani Pupuk Indonesia, Tri Wahyudi mengatakan bahwa perusahaan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian lapangan (PPL), PUD, dan PPTS atau kios. Pasalnya, komunikasi yang berjalan baik akan membantu mengidentifikasi kebutuhan dan kendala lebih awal sehingga dapat ditindaklanjuti secara bersama.

“Kami terus mendorong agar seluruh ekosistem penyaluran pupuk dapat berjalan secara optimal. Tidak hanya memastikan ketersediaan pupuk, tetapi juga memastikan proses penyalurannya berjalan sesuai ketentuan dan dapat diakses oleh petani yang memiliki alokasi. Sinergi dengan seluruh stakeholder menjadi kunci untuk menjaga kelancaran tersebut,” kata Tri Wahyudi.

Pada kesempatan yang sama, Regional CEO 4 Pupuk Indonesia, Wisnu Ramadhani menyampaikan bahwa musim tanam Oktober 2026 – Maret 2027 menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk meningkatkan koordinasi dan memastikan kebutuhan petani dapat dipersiapkan sejak awal. Oleh karena itu, dirinya menilai kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi membutuhkan sinergi yang kuat dari hulu hingga hilir, termasuk peran aktif pemerintah daerah, penyuluh, PUD, PPTS dan petani.

“Kami berharap koordinasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat, sehingga berbagai kebutuhan maupun kendala di lapangan dapat segera dikomunikasikan dan ditindaklanjuti. Dengan demikian, petani dapat menjalankan kegiatan budidayanya dengan dukungan pupuk yang tersedia sesuai kebutuhan dan alokasi,” tambah Wisnu.

Berdasarkan data per 15 September 2026, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Takalar telah mencapai 17.167 ton atau 58 persen dari alokasi sebesar 29.776 ton. Dari total 29.068 petani yang terdaftar dalam e-RDKK, sebanyak 18.313 petani atau 63 persen telah melakukan penebusan.

Selain itu, Pupuk Indonesia memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi di wilayah tersebut. Per 16 September 2026, stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Takalar tercatat sebanyak 2.042 ton dan tersedia melalui PPTS resmi PT Pupuk Indonesia (Persero) sesuai alokasi dan ketentuan yang berlaku. Sedangkan untuk Provinsi Sulawesi Selatan tersedia 132.228 ton pupuk bersubsidi yang siap disalurkan ke petani.

Pupuk Indonesia secara berkelanjutan melakukan berbagai upaya optimalisasi penyaluran di Sulawesi Selatan, termasuk penguatan ketahanan stok pada PPTS resmi, program edukasi dan pendampingan, serta koordinasi dan evaluasi secara berkala bersama stakeholder di daerah.

Melalui berbagai upaya tersebut, Pupuk Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan penyaluran pupuk bersubsidi berjalan sesuai ketentuan. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu petani dalam mempersiapkan Musim Tanam III sekaligus mendukung keberlanjutan produktivitas pertanian di Kabupaten Takalar dan Sulawesi Selatan.[]

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Ketua PCNU Lhokseumawe Bekali Santri Pemahaman Turats, Tegaskan Pentingnya Penguasaan Kitab Kuning

LHOKSEUMAWE – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe, Dr. Tgk. M. Rizwan Haji…

4 hours ago

Forbes DPR RI Asal Aceh Kecam Penembakan Warga Saat Pengibaran Bendera Bintang Bulan

BANDA ACEH | Ketua Forum Bersama (Forbes) DPR RI - DPD RI Asal Aceh, TA…

6 hours ago

Mantan Kapolri Diduga Sadap Presiden Prabowo, Kini Dipenjara

JAKARTA – Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) diguncang kasus serius. Mantan Kapolri yang kini…

2 days ago

Pemkab Atim Bakal Terapkan Manajemen Talenta ASN, Bupati Al-Farlaky Paparkan Kesiapan di BKN

#Aceh Timur Instansi Pertama di Provinsi Aceh yang Memperoleh Rekomendasi  BKN JAKARTA – Bupati Aceh Timur…

2 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terima Kunjungan Komisaris Pertamina (Persero), Tinjau Keandalan Operasional dan Pelayanan BBM

Medan – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menerima kunjungan Komisaris PT…

2 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional SumbagutJaga Kelestarian Alam dan Penghijauan di Sekitar Danau Toba

Samosir– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) tegaskan komitmennya dalam pelaksanaan program Tanggung…

4 days ago

This website uses cookies.