ACEH UTARA | Tim Polsek Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara memediasi pertemuan antara antara Kepala Indomaret Cabang Medan dan Jafar Quba, Ketua Remaja Masjid Al Khalifah Ibrahim, Matangkuli, Aceh Utara, Minggu (12/5/2019) sore.
Dalam surat tertulis bertandatangan diatas matera Rp 6.000 yang diperoleh Kompas.com, tertulis Jafar meminta maaf dan menyatakan peristiwa mengamuk saat diberi sumbangan Rp 1.000 pada 11 Mei 2019 murni kesalahpahaman. “Kami meminta maaf, ini murni kesalahpahaman dan kita sepakat menyelesaiakannya secara kekeluargaan dan berdamai,” kata Jafar.
https://www.instagram.com/p/BxXKYt3HdOh/?igshid=15h6oz19cum77
Bahkan video Jafar meminta maaf itu juga diunggap dalam akun resmi instagram Polres Aceh Utara.
Sementara itu, Kapolsek Matangkuli, Aceh Utara, Iptu Sudiya Karya, menyatakan kedua belah pihak sepakat tidak membawa masalah itu ke ranah hukum. “Pihak Indomaret diwakili kepala cabang Medan juga hadir. Kita sepakat berdamai dengan begitu kasus ini ditutup,” kata Kapolsek.
Sebelumnya video tersebut viral di media sosial dan dibagikan ke sejumlah whastapp group. Orang yang terekam dalam video itu, Jafar marah karena diberi sumbangan untuk Palestina Rp 1.000. Dia menganggap itu penghinaan. Sontak video itu menjadi viral di dunia maya dan mendapat berbagai tanggapan dari warganet.
|KCM

Subscribe to my channel

