NewsIni Pengakuan Pembunuh Istri dan 2 Anak Tiri di Aceh Utara

Ini Pengakuan Pembunuh Istri dan 2 Anak Tiri di Aceh Utara

ACEH UTARA | AG, pria asal Sumatera Utara yang tega membunuh istrinya I (33), dua anak tirinya ZM (12) dan Y (1) di Desa Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara akhirnya mengaku, Rabu (8/5/2019).

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan ini mengaku kesal atas sikap istrinya yang tak pernah cukup saat diberi uang. “Pernah saya beri uang 3 juta, lalu 6 juta. Habis begitu saja. Tidak pernah cukup,” katanya di depan wartawan, di Mapolres Lhokseumawe.

Dia mengaku, saat malam kejadian, mereka bertengkar. Bahkan, menurutnya, sang istri berusaha menikamnya. Lalu, AG mengambil pisau itu dan membuangnya. Namun, sang istri kembali mengambil pisau. “Jadi saya membela diri, dan terpaksa menikam istri saya,” sebutnya.

Mengapa membunuh dua anak tak berdosa? Dia mengaku kesal akan sikap ibu anak itu dan melampiaskan kemarahannya terhadap kedua anak itu dengan cara membunuhnya. Setelah itu, dia melarikan diri dan naik angkutan umum ke Banda Aceh.

“Saya menyesali perbuatan saya, saya khilaf. Sudah begini, mau bilang apa lagi,” terangnya.

AG, kini dijerat dengan pasal 340 SUBS 338 KUHP atau pasal 80 ayat 33 Undang-Undang Perlindungan Anak dan selanjutnya pasal 44 ayat 3 UUD Nomor 23 tahun 2004 tentang KDRT. Polisi menahannya di tahanan Mapolres Lhokseumawe untuk penyidikan lebih lanjut.

Sebelumnya diberitakan, AG membunuh istrinya berinisial I (33), dua anak tirinya ZM (12) dan Y (1) di rumahnya Desa Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara. |KCM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Bupati Aceh Timur Tegas: Domino Dilarang, Celana Pendek Pria Tak Boleh Berkeliaran di Tempat Umum

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Yuk Ngopi Cantik di ACE INN Hotel Banda Aceh

BANDA ACEH — Menikmati kopi dan hidangan sambil bersantai...

Mengintip Peran Strategis Rekind dalam Pembangunan Pabrik Soda Ash Pertama di Indonesia

Di balik pembangunan Pabrik Soda Ash pertama di Indonesia...

Berbulan-bulan Bertahan di Tenda, Enam KK Korban Banjir Blang Peuria Menanti Kepastian Hunian

ACEH UTARA — Banjir yang melanda Desa Blang Peuria, Kecamatan...

14 Rumah Penyintas Banjir Aceh Utara Terbelangkalai, BNPB Angkat Bicara

LHOKSUKON- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI berjanji menyelesaikan...