Categories: Sosok

Tajudin, Si Pengabdi Rakyat

LAHIR di Desa Basis Konflik GAM-NKRI tempo dulu,  kerasnya hidup menjadikan pemuda Ulee Nyeue satu ini memiliki temperamen yang sekali kali bisa meledak kapan saja, suara keras mendentum,  sorotan mata tajam seperti Elang, awas pada setiap gerakan dan perubahan.

Aktif di berbagai lembaga sosial dan kemasyarakatan. Terlibat diberbagai program pemberdayaan Masyarakat seperti : Program Pengembangan Kecamatan (PPK), Program Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM), aktif dilembaga sosial seperti : Pengurus Tastafi Kecamatan Banda Baro, Remaja Mesjid Kecamatan Banda Baro, Ketua Forum Peduli Banda Baro, Pengurus KNPI Aceh Utara.

Sekarang Pemuda inijuga aktif dikegiatan HUT Kecamatan Banda Baro dipercayakan sebagai Kabid Humas, Publikasi dan Dokumentasi.

Bukan hanya itu pemuda ini juga dipercaya menjadi jubir Panitia Pemekaran Kabupaten Aceh Malaka, sebuah organisasi pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) pecahan dari Kabupaten Aceh Utara.

Dalam kesehariannya pemuda ini juga penyuka olahraga, seperti Sepakbola, Badminton dan Bolavoli.

Dalam Dunia Pendidikan Pemuda satu ini adalah lulusan Sarjana administrasi negara di Universitas favorit di Kota Lhokseumawe (Unimal).

Selain kegiatan sosial kemasyarakatan pemuda ini aktif di dunia politik sejak pemilu 1998, setelah reformasi, dan lama berkiprah sebagai penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan (PPK).

Dan pada Pemilu 2019 mendatang Pemuda ini bertekad menaklukkan parlemen, dengan mencalonkan diri sebagai Salah satu Calon Anggota DPRK Aceh Utara Dapil 3 dari Partai Aceh.

Pemuda ini memili tekad bulat memperjuangkan aspirasi dari Masyarakat Kecamatan Banda Baro, Nisam dan Nisam Antara dan kecamatan lain yang masuk DP 3.

Salah satu kebutuhan pokok masyarakat adalah adanya irigasi teknis bagi para petani sawah di Kecamatan Banda Baro, Kecamatan Nisam, dimana selama ini masyarakat dalam bertani mengandalkan air tadah hujan.

” Saya bertekad memperjuangkan dengan segala cara, agar Alokasi dana untuk pembebasan lahan saluran pembawa Air DI Jamua bisa terealisasi, ini sangat penting, waduknya sudah dibangun 2006, tapi airnya belum sampai ke sawah petani”

Dengan berbagai sebab tersebut, dia berharap dukungan, doa dan sokongan semua pihak, agar cita-cita mulia ini bisa diwujudkan, dengan memberikan suara kepadanya pada Pileg 2009 mendatang. |AD

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Saat Lansia Aceh Timur Diwisuda..

Aceh Timur – Sebanyak 53 lanjut usia (lansia) mengikuti Wisuda Sekolah Lansia Kencana Senja dan…

12 hours ago

Pertamina Gandeng Lintas Instansi, Jamin Pasokan BBM Aceh Tetap Lancar

Banda Aceh– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memperkuat sinergi bersama Pemerintah Provinsi Aceh…

1 day ago

Rasakan Penganan Lokal Aceh Timur di Festival Penajoh

IDI- Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh menggelar Festival…

1 day ago

Kontrak 1.982 PPPK Lhokseumawe Akhirnya Diperpanjang, Anggaran TPP Belum Tersedia

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh akhirnya memperpanjang kontrak 1.982 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian…

2 days ago

Komisaris dan Direktur Pertamina Patra Niaga Pastikan Keandalan Layanan SPBU

Medan – Sebagai bentuk komitmen dalam memastikan keandalan layanan energi kepada masyarakat, Pertamina Patra Niaga…

3 days ago

Kebijakan RSU Cut Meutia Akan Diserahkan ke Pemko Lhokseumawe, Bupati Ayahwa : Belum Diserahkan Sebelum RSU Mukhtar Hasbi Refresentatif

LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh merespon pemberitaan tentang rencana penyerahan operasional dan…

3 days ago

This website uses cookies.