ACEH TIMUR | Puluhan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), pemilihan umum 2019 memprotes Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Timur, Kamis (11/4/2019) sekitar pukul 20.00 WIB malam. Mereka berkumpul lalu mendatangi kantor KIP Aceh Timur di Desa Alue Nibong, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.
Kedatangan mereka diterima oleh dua komisioner lembaga penyelenggara Pemilu itu Nurmi dan Sopfyan serta Sekretaris KIP Aceh Timur, Muhammad Yunus. Kapolres Aceh Timur, Jumat (12/4/2019) AKBP Wahyu Kuncoro dalam keterangan tertulisnya menyebutkan panitia penyelenggara Pemilu ditingkat kecamatan itu memprotes biaya penyortiran surat suara dihargai Rp 8.000 per tong. Mereka meminta dibayar Rp 15.000 per tong.
“Mereka sempat ancam mogok kerja, jika tuntutannya tak dipenuhi. Saya dan sejumlah personel semalam juga datang ke lokasi, kita diskusikan baik-baik tuntutan mereka,” kata Kapolres.
Dia menyebutkan, setelah berdiskusi dengan komisioner KIP dan Sekretaris KIP Aceh TImur, Muhammad Yunus, disepakati biaya penyortiran surat suara sebesar Rp 12.000 per tong. Dari sebelumnya hanya Rp 8.000 per tong.
“Saya mediasi pertemuan itu, jangan sampai ada kendala dalam Pemilu. Ini kan menunggu hari saja, kita harap tak ada lagi kendala teknis. Masyarakat kita imbau memilih sesuai hati nuraninya masing-masing,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris KIP Aceh Timur, Muhammad Yunus yang juga hadir dalam pertemuan itu hingga berita ini dikirimkan belum berhasil dikonfirmasi. Pesan singkat yang dikirimkan juga belum dijawab. |DI

Subscribe to my channel

