NewsLaporan Palsu Kehilangan Motor, Pasutri di Aceh Ditangkap Polisi

Laporan Palsu Kehilangan Motor, Pasutri di Aceh Ditangkap Polisi

BANDA ACEH | Pasangan suami-istri (pasutri) di Langsa, Aceh, ditangkap setelah membuat laporan palsu kehilangan sepeda motor. Kedua pelaku, AZ (39) dan istrinya NA (30), diciduk setelah polisi melakukan penyelidikan.

“Pelaku NA membuat laporan palsu pada Senin, 1 April, dengan mendatangi SPKT Polres Langsa. Di sana, pelaku mengaku kehilangan motor Yamaha Nmax,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Aceh Kombes Agus Sarjito kepada wartawan, Kamis (4/4/2019).

Ketika membuat laporan, pelaku NA mengaku motornya hilang pada Sabtu, 30 Maret, sekitar pukul 20.00 malam. Untuk meyakinkan polisi, NA menyebut motornya hilang saat diparkir di depan rumahnya di Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.

Setelah menerima laporan, personel Reskrim Polres Langsa mengecek ke rumah pelaku. Namun, setelah diselidiki, motor tersebut ternyata sudah digadaikan suami pelaku.

“Maksud pelaku melaporkan kehilangan tersebut untuk mendapat klaim dari pihak asuransi karena kedua pelaku tidak sanggup lagi untuk membayar kredit sepeda motor tersebut,” jelas Agus.

Setelah kedok penipuan terbongkar, kedua pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Langsa untuk diperiksa. Mereka akan dijerat Pasal 242 ayat 1 KUH Pidana tentang keterangan palsu. |DTC

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Hampir Satu Dekade Mangkrak, Jembatan Gantung Bhoem–Blangsimpo Akhirnya Siap Dilanjutkan

ACEH TIMUR – Harapan masyarakat Desa Bhoem dan Desa...

Bupati Al-Farlaky Beri Teladan, Antar Putra ke Sekolah pada Hari Pertama

Aceh Timur– Kesibukan sebagai kepala daerah tidak menghalangi Bupati...

Jangan Pulang dari Aceh Utara Tanpa Membawa Bolu Ikan

Dari Dapur Keude Geudong ke Pasar Digital, Manisnya Warisan...

Hari Pertama Masuk Sekolah, Keseruan di SDN 2 Dewantara

ACEH UTARA – Hari pertama masuk sekolah di SD...

Polres Aceh Timur Selidiki Penemuan Jenazah Bayi di Simpang Ulim

ACEH TIMUR-Penemuan jenazah seorang bayi perempuan di aliran Sungai...