Categories: Parlemen

Plt Gubernur Aceh Malaka Dukung Pemekaran Aceh Malaka

BANDA ACEH | Panitia pemekaran CDOB Aceh Malaka berjumlah 15 orang perwakilan dari masyarakat Aceh Malaka hadir di Banda Aceh dan bertemu serta diterima oleh Plt. Gub. Aceh Ir. Nova Iriansyah di Pendopo Gubernur Aceh, Jumat (29/3/19).

Delegasi CDOB Aceh Malaka yang dipimpin oleh Prof. Hadi A. Arifin disambut hangat oleh Plt. Gub. Aceh. Dalam sambutannya Plt. Gub. Aceh itu mengatakan bahwa pemekaran itu alamiah dan saya mendukung CDOB Aceh Malaka untuk dimekarkan dan segera akan dikeluarkan rekomendasi Gubernur Aceh.

Selain Ketua, Sekretaris dan bendahara panitia pemekaran CDOB Aceh Malaka turut hadir dalam pertemuan itu antara lain perwakilan camat, perwakilan keuchik, perwakilan mukim, tokoh sepuh dan masyarakat dan tokoh pemuda/GP-PAM dalam wilayah CDOB Aceh Malaka yang meliputi kecamatan Muara Batu, Sawang, Dewantara, Bandar Baro, Nisam dan Nisam Antara.

Dalam pertemuan itu yang turut dihadiri oleh anggota DPR RI asal Aceh dan juga caleg DPR RI dapil Aceh- 2, Muslim, SHI. Kepada Para delegasi panitia Aceh Malaka, Muslim siap memperjuangkan lahirnya CDOB Aceh Malaka di pusat.

Calon daerah otonomi baru (CDOB) akan dikukuhkan dgn UU ttg otonomi daerah yang berlaku. Resmi bila UU ditandatangani Pemerintah dan DPR yangmerupakan Muara atau hilirnya, sedangkan hulunya adalah aspirasi masyarakat diwilayah CDOB. Kendala jauh dan rentang kendali Pemerintah, pertumbuhan penduduk dan pembangunan adalah sebuah keniscayaan sebuah CDOB itu lahir.

“Saya mendukung CDOB Aceh Malaka untuk dimekarkan dan segera akan dikeluarkan rekomendasi Gubernur Aceh,” Ujar Nova Iriansyah.

Jika adminstrasi lengkap, rekomendasi DPRK, rekomedasi Bupati, rekomendasi DPRA dan rekomendasi Gubernur lengkap serta dukungan masyarakat, itulah syarat utama sebuah daerah otonomi baru.
Memang moratorium masih berlaku untuk pemerintah mereview syarat, kemampuan keuangan negara namun demikian persiapan dan syarat administrasi senantiasa segera dipenuhi.

“Bahwa 514 kabupaten/kota kini sudah ada di Indonesia, tentu ada dan butuh proses untuk pemekaran lagi, lanjutkan komunikasi yang proaktif dan konsultasi dengan DPRA.” Kata Nova.

Sementara itu Perwakilan Camat kawasan Aceh Malaka, Andri, S.Sos mengatakan bahwa jarak tempuh yang jauh untuk akses fasilitas dan layanan publik menjadi alasan kuat masyarakat di wilayah barat Aceh Utara itu pemekaran.

Keuchik Fajri, mewakili asosiasi dan forum Keuchik kawasan Aceh Malaka mengharapkan kepada Plt. Gubernur untuk segera menerbitkan rekomendasi Gubernur sebagai kado terindah untuk masyarakat Aceh Utara bagian barat yang sangat mereka idam-idamkan selama ini.

“Jika sudah dibuka moratorium dari pemerintah pusat, Kami sangat berharap Aceh Malaka sudah siap dengan persyaratan administasi.” Harap Ade Zulfadhli, yang merupakan bendahara panitia Pemekaran CDOB Aceh Malaka didepan Plt. Gubernur Aceh.

Kabupaten Aceh Utara layak secara demografi dan geografis sangat layak dimekarkan. Dari Plt Gub. Aceh, Nova iriansyah tidak ada kendala apapun dan mendukung dan memang perlu stamina untuk mengawal dan memperjuangkan terus.

“Semoga syarat-syarat yang dibutuhkan bisa kita bawa ke Kemendagri, bahwa apa yang kita perjuangkan adalah kebaikan untuk Aceh Utara (Red; Kabupaten induk dari Aceh Malaka), mengingat wilayah Aceh Utara sangat luas dengan 852 desa, kami yakin pemekaran adalah salah satu solusi untuk percepatan pembangunan” Tutup marziki Abdullah atau yang akrab disapaa Om Ki diakhir pertemuan. |RIL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Perkuat Peran EPC Nasional, Rekind Bangun Pabrik Soda Ash dan Amonium Klorida Petrokimia Gresik

JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) kembali memperkuat kiprahnya dalam pembangunan industri kimia nasional melalui kepercayaan…

19 hours ago

Pertamina Patra Niaga “Cadiak Pandai Goes to School” Kukuhkan Satuan Tugas Lingkungan Sekolah, Semarakkan Hari Inovasi Indonesia di Ulakan Tapakis

Padang Pariaman– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Aviation Fuel Terminal Minangkabau…

1 day ago

Tak Berhenti, Bupati Al-Farlaky Kembali Lobi Wamensos RI Perjuangkan Pencairan Jadup

Jakarta-- Upaya mempercepat pencairan bantuan Jatah Hidup (Jadup) bagi korban banjir di Aceh Timur terus…

2 days ago

Ketua PCNU Lhokseumawe Bekali Santri Pemahaman Turats, Tegaskan Pentingnya Penguasaan Kitab Kuning

LHOKSEUMAWE – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe, Dr. Tgk. M. Rizwan Haji…

2 days ago

Forbes DPR RI Asal Aceh Kecam Penembakan Warga Saat Pengibaran Bendera Bintang Bulan

BANDA ACEH | Ketua Forum Bersama (Forbes) DPR RI - DPD RI Asal Aceh, TA…

2 days ago

Mantan Kapolri Diduga Sadap Presiden Prabowo, Kini Dipenjara

JAKARTA – Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) diguncang kasus serius. Mantan Kapolri yang kini…

4 days ago

This website uses cookies.