ACEH UTARA | Kepala Puskesmas Lapang, Kabupaten Aceh Utara, dr Jafaruddin menyatakan pernah merawat penderita gizi buruk akut (marasmus) Intan Zahar (4) warga Desa Kuala Keureto, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara. Bahkan, Puskesmas mengklaim pernah merujuk pasien itu ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Aceh Utara dan Rumah Sakit Umum Zainal Abidin di Banda Aceh.
Namun, sepekan terakhir kondisi Intan Zahar memburuk. “Sejak dia masih bayi itu sudah pernah kita datangi. Lalu kita rujuk ke rumah sakit. Saya dengar, itu ada masalah dengan daya tahan tubuhnya, jadi sarafnya ada yang mati. Jadi perkembangan tubuhnya tidak berkembangan dengan baik,” kata Jafaruddin.
BACA JUGA : Bocah 4 Tahun Alami Gizi Buruk Akut di Aceh Utara
Dia menyebutkan ketika dibawa ke rumah sakit, kondisinya membaik. Setelah itu pulang ke rumah dan tidak bisa pulih total layaknya anak sehat. “Terpenting kami pernah memberi perawatan, itu ada kita beri perawatan. Ini nanti kita pantau lagi kondisinya, kita rujuk lagi, karena di Puskesmas tak mampu menangani kondisi itu,” terangnya.
Sebelumnya diberitakan Intan Zahar (4) dilaporkan mengidap gizi buruk akut (marasmus) di Desa Kuala Keureto, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara. Anak dari pasangan Yusri dan Nur Bayani itu terlihat hanya tertinggal tulit dan tulang, Sedangkan orangtuanya sudah berusaha membawa berobat putranya itu untuk menyembuhkan kondisinya.
Kepala Desa Kuala Keureuto, M Kaoy Amin, Rabu (16/1/2019) menyebutkan sebelumnya dirinya sudah melaporkan kondisi itu ke Puskesmas Lapang, Aceh Utara. Petugas Puskesmas sambung Kaoy sudah pernah datang sekali, namun setelah itu tidak pernah datang lagi.
“Kita harap, kondisi begini ini menjadi perhatian serius dari Dinas Kesehatan Aceh Utara. Dengan segala keterbatasannya, orang tuanya dan kami di Lapang ini sudah berupaya kemana-mana berobat, namun kondisi anak itu belum membaik,” kata Kaoy. |KCM

Subscribe to my channel

