Lhokseumawe – Akibat sering terjadinya kebocoran amoniak, telah menyebabkan masyarakat yang tinggal di areal perusahaan PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) menjadi resah dan takut.
Pengamat Lingkungan Hidup Aceh Dahlan M Isa, mengatakan bahwa hal tersebut diketahui beradasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh pihaknya, maka dengan kehadiran perusahaan pupuk itu telah berdampak pada persoalan sosial yang baru.
“Saya pernah melakukan penelitian terhadap perusahaan yang tinggal disekitar pabrik, mereka memang sangat resah. Coba bayangkan saja disamping tempat tidurnya selalu disiapkan kain basah, untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran amoniak,” ujar Dahlan.
Dahlan menambahkan, kebocoran amoniak yang dihasilkan oleh perusahaan PT PIM memang sudah diambang batas dan tergolong kerusakan lingkungan yang ekstrem, serta tidak boleh dianggap sebagai hal yang biasa.
Dampak yang dihasilkan oleh amoniak tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan, karena bisa menyebabkan kematian. Maka perusahaan PT Pupuk Iskandar Muda harus lebih memperhatikan sektor lingkungan hidup.
“Memang pada tahun 2019 lalu tidak ada kebocoran amoniak, tapi tahun-tahun sebelumnya sudah sangat sering terjadi. Dalam satu tahun itu bisa terjadi tiga kali kebocoran amoniak, maka penting untuk dilakukan cek rutin bagi warga sekitar pabrik,” tutur Dahlan.
Tambahnya, amoniak merupakan gas kimia dengan dengan rumus NH3. Karakteristik gas ammonia adalah bening, tidak berwarna, tapi mengeluarkan bau menyengat, serta bisa menyebabkan keracunan.
“Apabila kadar amoniak berlebihan terhirup dalam tubuh, maka dapat menyebabkan keracunan sistemik dengan gejala khas berupa kejang-kejang, dan bahkan bisa hingga koma,” kata Dahlan.
|TG

Subscribe to my channel

