WisataSaat Karyawan Kyriad Hotel Bersihkan Obyek Wisata Aceh

Saat Karyawan Kyriad Hotel Bersihkan Obyek Wisata Aceh

BELASAN karyawan Kyriad Muraya Hotel Aceh membersihkan obyek wisata religi, Makam Syiah Kuala, Banda Aceh, Sabtu (21/9/2019). Mereka menamakan kegiatan itu –Cleaning Beach and Mosque– setiap hari Sabtu di sejumlah masjid dan pantai Provinsi Aceh. Mereka memungut aneka sampah bekas makanan dan memasukan ke kantung yang telah disiapkan.

“Lokasi bersih-bersih kali ini ditempatkan di Kompleks Makam Syiah Kuala. Penentuan lokasi ini bukan tanpa alasan, mengingat karena lokasi tersebut adalah kawasan wisata religi dan akan selalu banyak orang berkunjung. Titik bersih-bersih pun terbagi atas beberapa spot penting seperti kamar mandi, musalla, hingga kawasan bibir pantai,” PR Officer Kyriad Muraya, Annisa, dalam keterangan tertulisnya.

Dia menyebutkan, membersihkan kompleks makam salah satu ulama besar di Aceh itu bukan kali pertama dilakukan karyawan hotel tersebut. “Ini kali kedua,” sebut Annisa.

Tahun lalu, lokasi itu dijadikan juga pusat kegiatan membersihkan makam.

General MAnajer Kyriad Muraya Hotel, Bambang Pramusinto, menyebutkan pekan depan akan dilakukan kegiatan serentak di delapan titik dalam Kota Banda Aceh. Delapan titik itu terdiri dari masjid dan pantai.

“Kita juga berharap akan ada banyak komunitas atau organisasi yang ingin bergabung untuk aksi ini. Kegiatan ini untuk mengajak masyarakat Banda Aceh membudayakan hidup bersih dan kurangi sampah plastik. Sekaligus rangkaian perayaan tahun kedua Kyriad hadir di Aceh,” sebut Bambang.

Untuk hari ini, sebanyak 20 karung sampah diangkut dari lokasi makam. “Kami ingin menjaga obyek wisata bersama-sama seluruh lapisan masyarakat Aceh. Semakin bersih destinasi wisata kita, semakin banyak wisatawan yang datang dari berbagai negara ke Aceh,” katanya.

Sekadar diketahui Kyriad Muraya Hotel Aceh resmi berdiri sejak November 2017 dibawah manajeman Louvre Hotels Group. Hotel berbintang empat ini terletak di pusat kota Banda Aceh dengan lokasi yang sangat strategis di Simpang Lima Banda Aceh. Saat ini, Kyriad menjadi salah satu tempat penginapan paling diminati dengan kapasitas 126 kamar. |RIL|AN

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Bupati Al-Farlaky Tinjau Jaringan Irigasi Rusak Pascabanjir

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,...

30 SPPG di Aceh Utara Tutup Sementara, 60 Ribu Murid Tidak Terlayani

LHOKSUKON - Sebanyak 30 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)...

Presiden Prabowo Harus Bertindak: Saatnya Dosen PPPK Diangkat Menjadi PNS

LHOKSEUMAWE – Dukungan Komisi X DPR RI terhadap pengalihan...

7 Bulan Pascabanjir, Sekolah Aceh Utara Belajar di Lantai, Usulan Telah Dikirim ke Pusat

LHOKSUKON - Proses belajar mengajar di SDN 2 Langkahan,...

SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional

Medan– Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS...