NewsKebijakan RSU Cut Meutia Akan Diserahkan ke Pemko Lhokseumawe, Bupati Ayahwa :...

Kebijakan RSU Cut Meutia Akan Diserahkan ke Pemko Lhokseumawe, Bupati Ayahwa : Belum Diserahkan Sebelum RSU Mukhtar Hasbi Refresentatif

LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh merespon pemberitaan tentang rencana penyerahan operasional dan aset Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Kabupaten Aceh Utara ke Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil akrab disapa Ayahwa didampingi Asisten II Pemerintah Aceh Utara M. Nasir, S.Sos,.M.Si dan Direktur RSU Cut Meutia dr. Syarifah Rohaya, Sp.M, Sabtu (1/8/2026) menyebutkan belum ada keputusan final untuk menyerahkan aset itu ke Pemerintah Kota Lhokseumawe.

“Soal penyerahan akan dibahas kemudian. Namun, tidak akan ada penyerahan aset RSUCM jika Rumah Sakit Umum Muchtar Hasbi di Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara belum selesai dibangun dan dioperasionalkan secara refresentatif untuk melayani semua jenis poliklinik atas penyakit,” tegas Ayahwa.

Dia menyebutkan, pembangunan rumah sakit di Lhoksukon butuh waktu dan dana yang besar. Karena itu, diperlukan upaya serius untuk melakukan perencanaan dan pembangunan dari Pemerintah Aceh dan Kementerian Kesehatan.

“Jika RS Muchtar Hasbi sudah selesai pembangunannya dan seluruh fasilitasnya sudah sama atau lebih dengan kondisi RSUCM sekarang ini. Barulah kita bicarakan penyerahan operasional dan aset ,” terangnya.

Dia menyebutkan, diawal pemekaran dulu pisah antara Kabupaten Aceh Utara dengan Pemko Lhokseumawe, RSUCM pernah dibahas dan disepakati untuk diserahkan ke Pemerintah Kota Lhokseumawe, namun dalam perjalanannya saat itu, Pemerintah Kota Lhokseumawe tidak siap menerima dengan alasan tidak memiliki kemampuan fiscal.

“Jadi, sebelum dilakukan proses penyerahan itu. Kita bahas dulu rencana pembagunan Rumah Sakit Muchtar Hasbi di Lhoksukon. Saya ingin memastikan layanan Kesehatan kepada masyarakat Aceh Utara tetap berlangsung dengan baik dan lancar, dan dikelola oleh Pemerintah Aceh Utara,” ujarnya.

Sisi lain, kata Ayahwa, penyerahan aset harus dibarengi dengan penyerahan P3D yaitu pegawai, pembiayaan, sarana dan prasarana serta dokumen. Proses itu masih butuh waktu panjang, perencanaan, pembahasan dan pembangunan. Wacana ini baru terwujud jika Pemerintah Pusat melalui jajaran Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Aceh yang dipimpin oleh Gubernur Aceh Muzakkir Manaf (Mualem) segera membuat perencanaan pembangunan Rumah Sakit dr. Mukhtar Hasbi di Lhoksukon sebagai pengantinya,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Pemerintah Aceh yang dipimpin Sekretaris Daerah Aceh M Nasir memimpin rapat penyerahan aset RSUCM Aceh Utara di Banda Aceh. Direncanakan rumah sakit itu akan diserahkan ke Pemerintah Kota Lhokseumawe.|RIL

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Mantan Kapolri Diduga Sadap Presiden Prabowo, Kini Dipenjara

JAKARTA – Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) diguncang...

Pemkab Atim Bakal Terapkan Manajemen Talenta ASN, Bupati Al-Farlaky Paparkan Kesiapan di BKN

#Aceh Timur Instansi Pertama di Provinsi Aceh yang Memperoleh...

Pertamina Patra Niaga Regional SumbagutJaga Kelestarian Alam dan Penghijauan di Sekitar Danau Toba

Samosir– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut)...

Perkuat Konsolidasi Organisasi, PCNU Kota Lhokseumawe Gelar Rapat Kerja

LHOKSEUMAWE – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe...