ACEH UTARA | Puluhan meter tebing bangunan tanggul irigasi atau talud yang baru selesai dikerjakan dirusak oleh orang tak dikenal di Desa Krueng Lingka Timu dan Desa Alue Jamok, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, Minggu (31/3/2019) sore. KAsus itu dilaporkan ke Polsek Baktiya, Kabupaten Aceh Utara.
Kapolsek Baktiya, Ipda Mahmud, Senin (1/4/2019) menyebutkan engrusakan tanggul irigasi sawah di dua desa itu telah dilakukan penyelidikan. Polisi sudah turun ke lokasi untuk meminta keterangan warga dan melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Sejauh ini kita belum tau motif para pelaku melakukan pengrusakan milik dua desa itu. Setelah kita ukur yang rusak itu 99 meter. Dibangun dengan menggunakan dana desa,” sebut Ipda Muhammad dihubungi per telepon.
Salah seorang warga, sambung Kapolsek menyebutkan tanggul itu dirusak persis sehari setelah dibangun. Pengursakan itu hingga kini masih didalami.
“Ada dugaan tanah yang dibangun tanggul itu dulu sengketa. Dugaan kita ke sana, namun terus kita dalami. Siapa pelakunya terus diburu,” katanya.
Dia meminta agar masyarakat menyelesaikan masalah lewat mekanisme hukum dan musyawarah. Jangan sampai merusak pembangunan yang didanai dari dana desa. “Tanggul itu sangat bermanfaat untuk mengairi sawah di lokasi. Ini dirusak, kita akan periksa sampai detail, sampai ketemu siapa pelakunya,” pungkasnya.
|KCM

Subscribe to my channel

