ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur menggelar kegiatan khitan massal bagi 118 anak dari 19 kecamatan. Kegiatan yang berlangsung di GOR Idi Sport Center, Senin (27/7/2026), ini menjadi bagian dari program kepedulian sosial pemerintah dalam membantu masyarakat kurang mampu.
Kepala Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur, Mursal Edi, dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta khitan massal berasal dari 19 kecamatan yang telah diusulkan melalui aplikasi SiAZIS (Sistem Informasi Zakat, Infak, dan Sedekah). Total peserta yang mengikuti kegiatan tahun ini berjumlah 118 anak.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengatakan pelaksanaan khitan massal sebenarnya telah lama direncanakan. Namun, pelaksanaannya sempat tertunda akibat bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Timur.
“Program ini sebenarnya sudah lama kami rencanakan, namun karena daerah kita dilanda bencana banjir, pelaksanaannya baru dapat dilakukan hari ini. Alhamdulillah akhirnya kegiatan ini dapat terlaksana,” kata Al-Farlaky.
Ia menjelaskan, jumlah peserta tahun ini disesuaikan dengan kemampuan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola Baitul Mal pada tahun 2026.
“Insya Allah ke depan, apabila dana yang terhimpun semakin besar, jumlah peserta juga akan kita tambah sehingga dapat menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Aceh Timur,” ujarnya.
Selain mendapatkan layanan khitan, setiap peserta juga menerima santunan sebesar Rp250 ribu dari Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur serta tambahan Rp150 ribu dari Bank Syariah Indonesia (BSI), sehingga total bantuan yang diterima mencapai Rp400 ribu per anak.
Menurut Bupati, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan biaya transportasi dan kebutuhan keluarga yang mengantar anak-anak mengikuti khitan massal.
“Semoga bantuan ini bisa membantu biaya transportasi bapak dan ibu yang datang mengantar putra-putranya ke lokasi kegiatan,” ucapnya.
Al-Farlaky turut menyampaikan apresiasi kepada Bank Aceh dan BSI yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Selain memberikan dukungan pelaksanaan, kedua lembaga perbankan itu juga menyerahkan bingkisan kepada peserta, sementara BSI memberikan tambahan santunan kepada seluruh anak yang mengikuti khitan massal.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berkomitmen untuk terus melaksanakan program khitan massal. Agar lebih mudah dijangkau masyarakat, pelaksanaannya direncanakan tidak hanya dipusatkan di ibu kota kabupaten, tetapi juga dilaksanakan secara regional.
“Nantinya kita akan mempertimbangkan pelaksanaan di tiga titik, yakni wilayah timur, tengah, dan barat Aceh Timur. Tujuannya untuk memudahkan mobilitas masyarakat sehingga anak-anak tidak perlu menempuh perjalanan yang terlalu jauh,” jelasnya.
Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak lagi khawatir terhadap proses khitan. Menurutnya, perkembangan teknologi kesehatan membuat metode khitan saat ini jauh lebih modern, aman, dan nyaman dibandingkan sebelumnya.
“Teknologi di bidang kesehatan sudah berkembang pesat. Pelaksanaan khitan sekarang jauh lebih baik dibandingkan dulu, sehingga anak-anak tidak perlu merasa takut lagi,” pungkas Al-Farlaky.(*)

Subscribe to my channel

