ACEH TIMUR – Dua polisi dari Polsek Peureulak, Bripka Muchlis dan Bripka Ilham, menunjukan aksi heroik saat berupaya mengambil jasad Iskandar Abdurrahman Saman (32) warga Desa Leubok Pempeng, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur diterkam buaya.
Korban tewas diterkam buaya di sungai Desa Lubuk Pempeng, Kecamatan Peureulak, Sabtu, (21/06/2025).
Kapolsek Peureulak AKP Muslim Siregar, per telepon, Minggu (22/6/2025) menyebutkan awalnya tiga pencari Iskandar Abdurrahman Saman, Abdullah Arsyad (43) dan Rahmad Azmi berenang di aliran sungai Desa Leubok Pempeng.
“Dua kawan korban melihat korban diterkam buaya. Mereka pencari kerang di sungai itu dengan teknik menyelam,” terangnya.
Korban terlihat diterkam pada bagian kepala. Karena itu pula, kedua teman korban langsung melaporkan kasus itu ke Polsek dan warga lainnya.
Lalu dua polisi Bripka Muchlis dan Bripka Ilham sebagai bintara pembina desa di kawasan itu datang. Mereka membawa senjata dan meminta izin untuk menembak buaya pada atasannya.
“Korban terlihat dalam mulut buaya. Lalu polisi menembak pada bagian samping buaya dengan tujuan korban dilepas,” terang Kapolsek.
Setelah buaya takut akan tembakan, kedua polisi ini melompat ke sungai bersama warga lainnya untuk menarik korban. Sayangnya korban meninggal dunia dan diserahkan ke keluarga untuk prosesi pemakaman.
“Saya imbau warga jangan main di sungai itu. Karena setahun ini saja sudah dua korban diterkam buaya,” pungkasnya.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

