NewsPemkot Lhokseumawe : Kami Curiga Kelompok Bisnis Gunakan Gas 3 Kilogram

Pemkot Lhokseumawe : Kami Curiga Kelompok Bisnis Gunakan Gas 3 Kilogram

 

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pangkalan gas elpiji 3 kilogram dan sejumlah bisnis kafe dan hotel di wilayah itu, Senin (21/10/2024).

Kepala Protokol Pimpinan Pemerintah Kota Lhokseumawe, Darius, menyebutkan tim gabungan memeriksa pangkalan, kios dan pengecer di Kecamatan Banda Sakti, dan Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

“Kita dengar keluhan masyarakat, susah dapat gas dan harga mahal. Sejauh sidak ini belum kita temukan. Harga jual masih sama dengan harga eceran tertinggi Rp 18.000 per tabung,” katanya.

Selain itu, sambung Darius, tim juga memeriksa pengusaha laundry, hotel, restoran dan kafe di wilayah itu. “Pengalaman tahun lalu, kalangan bisnis biasa juga ikut beli tabung 3 kilogram. Padahal harusnya itu khusus untuk masyarakat, bukan untuk kalangan bisnis. Kalangan bisnis tabung biru,” terangnya.

Meski belum ada temuan, sambung Darius, timnya terus memantau penjualan tabung gas itu.

“Kami harap masyarakat juga melaporkan temuan mereka ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Sehingga kita bisa mendeteksi dimana pangkalan atau pengecer yang nakal,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, gas elpiji 3 kilogram langka sehingga harga jual melambung. Bahkan tembus Rp 35.000 per tabung. Sedangkan harga eceran tertinggi hanya Rp 108.000 per tabung.

\KOMPAS

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

3 Pemain Bola Disambar Petir, 1 Tewas, 2 Kritis di Aceh Timur

IDI – Sebanyak tiga pemain bola di Desa Pante...

Dosen PPPK Jadi PNS Langsung Tanpa Tes, Prabowo Perlu Tiru Kebijakan Era SBY

Wacana alih status dosen berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian...

Bupati Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

Aceh Timur– Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I,M.Si...

Pupuk Indonesia Tingkatkan Produktivitas Padi Dairi Menjadi 12,3 Ton Per Hektar

Sumatera Utara – PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil meningkatkan...

Bappenas Berharap Rekind Jadi Motor Penggerak Industrialisasi

JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Prof....