ACEH UTARA – Sekitar 10 pelajar terekam video amatir berjoget-joget layaknya goyangan tiktok dalam sebuah acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMP Negeri 1 Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, dua hari lalu.
Video berdurasi 16 detik itu terlihat jelas spanduk peringatan acara sakral dalam umat Islam itu. Sontak video itu pun viral di sejumlah platform media sosial dan dari whatsapp group. Aksi itu dinilai mencederai penerapan syariat Islam di Aceh.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara, Jamaluddin per telepon, Kamis (20/1/2022) membenarkan video itu. Dia menyebutkan, dirinya per telepon sudah menghubungi Kepala SMP Negeri 1 Tanah Jambo Aye, Anwar untuk mencari informasi awal tentang video itu.
“Itu kejadiannya sebenarnya setelah acara peringatan maulid selesai. Namun, saya sesalkan juga. Artinya ini pelajar di luar kontrol kepala sekolah dan guru. Kepala sekolah juga harus bertanggungjawab karena alpa akan kontrol terhadap pelajar,” kata Jamaluddin.
Dia mengakui, aksi ini viral dan menjadi protes sejumlah tokoh masyarakat di Aceh Utara.
“Saya sudah tegur keras baik lisan dan tertulis kepala sekolah itu. Ini saya sedang dalam perjalanan ke Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, untuk bertemu sejumlah tokoh dan menjelaskan langkah apa saja yang kita lakukan paska video itu beredar,” katanya.
Disebutkan, untuk pelajar itu akan diberikan nasehat dan pembinaan. “Jadi kita nasehatilah. Kita nasehati baik-baik, agar ini tidak terulang lagi, juga untuk pelajar dan murid di sekolah lainnya. Sehingga, kasus serupa tidak terulang lagi,” katanya.
|LI

Subscribe to my channel

