LHOKSEUMAWE– Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) mengevakuasi Harry Canauay Taplac (49) Anak Buah Kapal (ABK) kapal tanker Fujisan Maru berbendera Jepang, di perairan Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (13/12/2020). Warga negara Filipina itu kritis dan mengeluh sakit perut akut, demam tinggi, kulit dan mata menguning sehingga harus dievakuasi untuk mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara.
Kapal itu berangkat dari Khor Fakkan Uni Emirat Arab menuju Yokkaichi Jepang.
Kepala Hubungan Masyarakat KSOP Lhokseumawe, Ibni, dalam keterengan tertulisnya, menyebutkan, karena warga negara asing itu mengeluh demam tinggi. Maka, KSOP menggunakan protokol kesehatan pasien virus Covid-19 untuk menjemputnya ke tengah laut.
“Petugas yang menjemput dilengkapi dengan alat pelindung diri. Ini untuk kesiagaan atas penyebaran virus Covid-19. Setelah tiba di rumah sakit akan dicek swab test dan lain sebagainya,” kata Ibni.
Dia menyebutkan, standar protokol kesehatan harus dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. “Walau belum tentu dia sakit terkena Covid-19 namun kita tetap terapkan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan,” pungkasnya.
|KCM

Subscribe to my channel

