NewsSemen Mulai Tersedia di Aceh, Harga Masih Mahal Rp 80.000 Per Sak

Semen Mulai Tersedia di Aceh, Harga Masih Mahal Rp 80.000 Per Sak

LHOKSUKON – Semen mulai tersedia di sejumlah toko di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Sebelumnya selama sebulan terakhir, semen langka dan harga melambung mencapai Rp 120.000 per sak dari berbagai merk.

Saat ini harga semen dari seluruh merk masih dibandrol Rp 80.000 per sak dari harga normal Rp 55.000-Rp 60.000 per sak.

Salah seorang pedagang semen di Keude Bayu, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, Musrizal Senin (10/8/2026) menyebutkan persediaan semen mulai terpenuhi. Namun untuk harga belum stabil.

“Stok sudah ada dalam dua hari ini. Namun harganya masih Rp 80.000 per sak dari berbagai merk. Sehingga belum dapat disebut stabil kembali ke harga normal sebelum langka,” kata Musrizal.

Dia tidak mengetahui pasti penyebab kenaikan harga jual di tingkat pedagang dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara. “Karena harga beli mahal, maka harga jual mahal. Penyebab pastinya saya juga tidak tau,” katanya.

Sementara itu, Direktur CV Raya Engineering Aceh, Reza Angkasah dihubungi terpisah menyebutkan harga semen belum normal membuat mereka masih menunda pembangunan proyek lanjutan untuk rehabilitasi dan rekontruksi Aceh pascabanjir.

“Karena hitungan awal kita semen itu paling mahal Rp 65.000. Sekarang saja masih Rp 80.000. Kalau kita lanjutkan pengerjaan, maka rugi sudah didepan mata,” katanya.

Dia berharap, pemerintah mempercepat langkah untuk menstabilkan harga semen di seluruh Provinsi Aceh. “Sementara ini, kami stop dulu pembangunan proyek. Dari pada rugi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah Kabupaten Aceh Utara, Khusairi menyebutkan dirinya sudah meminta PT Semen Andalas di Banda Aceh untuk menambah produksi.

“Termasuk menertibkan harga jual. Karena harga jual di pabrik tidak naik. Untuk itu, kami harap distributornya ditertibkan, agar harga jual tetap normal,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, selama sebulan terakhir semen langka di sejumlah daerah di Provinsi Aceh. Masyarakat dan pengusaha proferti menunda pembangunan karena kenaikan harga jual semen mencapai Rp 120.000 dari harga normal Rp 60.000 per sak.

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Kemenkeu Tambah DAU 2026 untuk 20 Daerah di Aceh, Bukan Perjuangan Satu Daerah

BANDA ACEH—Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menambah alokasi Dana...

Bupati Aceh Timur Temui BNPB, Minta Percepatan Pencairan Dana Stimulan Tahap II bagi Korban Banjir

Jakarta – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I.,...

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sabet 7 Penghargaan ISRA 2026, Komitmen Nyata Kontribusi untuk Masyarakat

Medan - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut senantiasa tegaskan...

Bupati Al Farlaky Temui Mendagri Tito Karnavian Bahas Percepatan Penanganan Pascabanjir

Jakarta – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I.,...