LHOKSUKON – Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekontruksi (PRR) dari Kementerian Dalam Negeri RI Imran, menilai realisasi dana transfer ke daerah (TKD) dan dana tambahan transfer ke daerah yang telah dikirimkan ke seluruh kabupaten/kota di Aceh lamban.
Hasil monitoringnya, sebagian daerah bahkan belum memulai tender, sebagian lagi baru tahap tender. Hal itu diungkapkan Imran setelah menggelar rapat koordinasi dan evaluasi penanganan bencana banjir November 2025 di Kantor Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Senin (31/8/2026).
Dia meminta agar 18 kabupaten/kota yang terdampak banjir mempercepat penyerapan anggaran TKD dan TKD tambahan. Sehingga mendorong perputaran ekonomi di daerah.
“Kalau dari pusat 100 persen sudah ditransfer ke daerah. Saya datang untuk mendorong percepatan, agar perputaran ekonomi juga terjadi di Aceh,” katanya.
Selain itu, dia juga menyentil daerah agar mempublikasikan progres rehabilitasi dan rekontruksi pascabanjir. Sehingga rakyat mengetahui perkembangan dari waktu ke waktu.
“Kita minta aktifkan posko rehab dan rekon. Rehab itu kan lebih lama. Pemerintah memutuskan dari awalnya tiga tahun diperpecepat menjadi dua tahun. Posko kita minta aktifkan di semua kabupaten, agar mudah koordinasi,” katanya.
Jangan Tertinggal
Dia juga mengingatkan agar pemerintah daerah dan lintas kementerian di daerah untuk berkoordinasi. Sehingga tidak ada kerusakan pascabanjir yang tertinggal di Aceh.
Dia mencontohkan, untuk Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, masih banyak yang harus dibenahi, mulai daerah aliran sungai, daerah irigasi, jalan dan lahan pertanian.
“Saya sudah koordinasikan soal daerah irigasi ke balai irigasi. Karena kewenangan mereka. Jadi kita harap ditagani terus,” ujarnya.
Soal jalan, sambungnya menjadi kewenangan Pemerintah Aceh. Sehingga harus ditangani oleh pemerintah provinsi Aceh. “Kita harap jangan ada yang tertinggal. Posko utama rehab dan rekon inilah kunci koordinasi. Jangan sampai dianggap negara tidak hadir, padahal negara bekerja setiap hari,” pungkasnya.|DIMAS

Subscribe to my channel

