Polhukam56 Huntara Rusak Karena Angin Kencang Belum Diperbaiki di Aceh Utara

56 Huntara Rusak Karena Angin Kencang Belum Diperbaiki di Aceh Utara

LHOKSUKON- Sebanyak 56 hunian sementara (Huntara) penyintas banjir yang rusak karena angin kencang pada 2 Juni 2026 lalu hingga Rabu (10/6/2026) belum diperbaiki.

Hunian yang dibangun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu tersebar di tiga desa yaitu Desa Rumoh Rayeuk sebanyak 39 unit, Desa Buket Linteung sebanyak 12 unit dan Desa Langkahan sebanyak 5 unit dalam Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.

Keuchik (Kepala Desa) Buket Linteng, Mansur, dihubungi per telepon menyebutkan tim BNPB telah mendatangi lokasi dan melakukan pembersihan hunian yang rusak itu.

“Namun hingga kini belum diperbaiki. Sementara, mereka mengungsi di rumah keluarga atau menumpang di Huntara penyintas banjir lainnya,” ujar Mansur.

Dia berharap, perbaikan hunian bisa dipercepat sehingga penyintas banjir bisa kembali menempati hunian itu.

Sementara itu, Camat Langkahan Kabupaten Aceh Utara, T Reza Ichwan dihubungi terpisah menyebutkan, khusus hunian yang dibangun BNPB mulai diperbaiki hari ini.

“Saya cek informasinya, hari ini mulai diperbaiki. Sedangkan 10 unit Huntara yang rusak karena angin juga di Desa Geudumbak, dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum RI sudah selesai diperbaiki dan ditempati lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dihubungi terpisah menyebutkan, lembaga negara itu segera memperbaiki hunian sementara yang hancur karena angin kencang.

“Jika ada kerusakan Huntara akibat bencana susulan atau bencana lainnya akan diperbaiki,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan angin kencang melanda wilayah Kabupaten Aceh Utara pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 17.10 WIB. Peristiwa ini terjadi mengakibatkan 58 hunian sementara (Huntara) untuk penyintas banjir rusak di Desa Rumoh Rayeuk, Buket Linteung, Geudumbak, dan Langkahan, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.

|KCM|AMAR

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Hampir Satu Dekade Mangkrak, Jembatan Gantung Bhoem–Blangsimpo Akhirnya Siap Dilanjutkan

ACEH TIMUR – Harapan masyarakat Desa Bhoem dan Desa...

Bupati Al-Farlaky Beri Teladan, Antar Putra ke Sekolah pada Hari Pertama

Aceh Timur– Kesibukan sebagai kepala daerah tidak menghalangi Bupati...

Jangan Pulang dari Aceh Utara Tanpa Membawa Bolu Ikan

Dari Dapur Keude Geudong ke Pasar Digital, Manisnya Warisan...

Hari Pertama Masuk Sekolah, Keseruan di SDN 2 Dewantara

ACEH UTARA – Hari pertama masuk sekolah di SD...

Polres Aceh Timur Selidiki Penemuan Jenazah Bayi di Simpang Ulim

ACEH TIMUR-Penemuan jenazah seorang bayi perempuan di aliran Sungai...