Categories: AdvertorialFeatured

Pemkab Aceh Timur Jemput Nelayan Idi Cut yang Dibebaskan Otoritas Thailand

ACEH TIMUR — Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menunjukkan kepedulian terhadap warganya dengan menjemput langsung salah satu nelayan yang baru dibebaskan dari otoritas Thailand. Penjemputan dilakukan pada Kamis malam, 30 April 2026, sekitar pukul 23.00 WIB di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara.

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky,S.H.I, M.Si menyampaikan bahwa penjemputan tersebut merupakan instruksi langsung darinya kepada jajaran terkait, sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah terhadap warganya.

“Begitu mendapat kabar ada warga kita yang dibebaskan, saya langsung memerintahkan Kepala Dinas Perikanan untuk menjemput. Ini adalah bentuk perhatian dan kehadiran pemerintah bagi masyarakat Aceh Timur,” ujar Bupati Al- Farlaky Sabtu 2, Mei 2026.

Nelayan yang dijemput adalah Muhammad Yunus (16), seorang anak yatim asal Gampong Kuala Idi Cut. Ia merupakan satu dari 19 nelayan Aceh Timur yang sebelumnya diamankan oleh otoritas Thailand di wilayah Songkhla sekitar dua bulan lalu karena diduga melintas batas perairan.

Muhammad Yunus menjadi satu-satunya yang telah dibebaskan sejauh ini, mengingat statusnya yang masih di bawah umur. Sementara itu, 18 nelayan lainnya masih menjalani proses hukum di Thailand.

Bupati menjelaskan, Yunus diantar langsung oleh staf KBRI di Songkhla hingga tiba di Bandara Kualanamu. Setibanya di Medan, yang bersangkutan untuk sementara diinapkan di Kantor Perwakilan Pemerintah Aceh.

“Saat ini M.Yunus telah kembali kepada keluarganya dalam keadaan sehat dan aman,” tambahnya.

Bupati Al- Farlaky mengakui Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk perwakilan Indonesia di Thailand, untuk memantau perkembangan dan mengupayakan pendampingan terhadap nelayan lainnya yang masih berada di sana.

Atas nama Kepala Daerah saya terus memantau dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk status nelayan kita yang masih ditahan disana. Semoga nantinya mendapatkan solusi yang terbaik,” pungkas Al- Farlaky.(*)

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Hentakan Ghajaz Voice

Lhokseumawe-Vokal Grup Ghajaz Voice asal Kota Lhokseumawe meraih juara 1 Lomba Nasyid Acapella di event…

2 hours ago

Cerita Petani Garam Aceh, Bertahan Sakit, Bangkit Sulit…

Matahari terasa begitu panas, Minggu (3/5/2026) di Desa Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara,…

2 hours ago

Petani Pantungan Sewa 5 Excavator Untuk Bersihkan Lumpur di Saluran Irigasi Pascabanjir

LHOKSUKON- Para petani di Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, patungan menyewa lima…

23 hours ago

Fitnah untuk Bupati, Prokopim; Harap Masyarakat Bijak Sikapi Informasi

ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mengajak masyarakat untuk tetap bersatu serta tidak mudah…

1 day ago

Ehem, Janda di Lhokseumawe Rata-Rata Usia 25 – 35 Tahun

LHOKSEUMAWE- Angka perceraian di Kota Lhokseumawe menunjukkan tren peningkatan dalam dua tahun terakhir. Di tahun…

1 day ago

Bupati Al-Farlaky Tempuh Jalur Hukum, Akun – Akun Penyebar Fitnah Dilaporkan

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, MSi resmi menempuh jalur hukum…

2 days ago

This website uses cookies.