Categories: FeaturedSosok

Razma, Kisah Pilu dan Perjuangan Ibu Tunggal di Aceh Utara

LHOKSUKON- Rumah itu berkontruksi kayu dipadu dengan dinding dari ayaman bambu. Di depan pintu, Razma (46) duduk sambil bekerja. tangannya teliti membersihkan daun kelapa. Mengambil lidi untuk dijadikan sapu lidi.

Atap rumah mulai meringkuk, rapuh dipapar matahari dan hujan. Itulah potret kemiskinan di Desa Beuringen, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Senin (11/8/2026).

Rumah iu terletak diujung lorong. Menuju rumah melewati jalan setapak. Berukuran mini, hanya 3 x 4 meter. Atap rumah terlihat bocor di sejumlah sudut. Begitu pun dinding.

Disitu pula Razma bersama buah hatinya Lia Selfia (11). Matanya tajam, tangannya telaten menghasilkan sapu lidi. Di langit gemuruh petir sambung menyambung sore itu.

“Sapu ini Rp 5.000 satu,” katanya tersenyum. Uang itu dikumpulkan untuk mereka berdua. Termasuk biaya sekolah putrinya. “Semua keperluan dari sapu ini, mulai sekolah anak, hingga kebutuhan makan sehari-hari,” sambungnya.

Delapan tahun terakhir dia menjadi ibu tunggal. Sang suami meninggal dunia saat anaknya berusia tiga tahun. Sejak itu pula dia berjuang sendiri menghadapi kerasnya dunia.

Selain itu, dia mengambil brondolan sawit milik warga. Beruntung warga tak mempersoalkannya. Dari pendapatan iu, menambah penghasilannya. “Dari brondolan buah sawit kadang dapat Rp 30.000 sehari,” katanya

Di dalam rumah, Razma membelah pohon pinang dijadikan tempat tidur. Diatasnya terbentang kasur Palembang kusam. Disitulah mereka melepas lelah.

Saat hujan turun, mereka harus menepi. Memilih lokasi yang tidak bocor di dalam rumah.

Meski begitu, ibu tangguh ini tak pernah mengeluh. Tekadnya, sang putri harus sekolah. Mengenyam pendidikan tinggi agar berhasil menjadi pemimpin negeri.

“Apa yang saya rasakan, jangan dirasakan putri saya. Semoga dia kelak sukses,” pungkasnya.

|AMAR|KCM

Bagikan Postingan
Sambo

Recent Posts

Menikmati Tapanuli dari Balkon Kamar, Konsep “Cool Escape” Queen Parrona Hotel by Sativa

Siborongborong — Menikmati keindahan Tapanuli tidak selalu harus dilakukan dengan mengunjungi berbagai destinasi wisata. Bagi…

17 hours ago

Hoax Terbantahkan! Bupati Al-Farlaky Ternyata Selalu Temui Pendemo, Bahkan Video Call Saat di Luar Daerah

Aceh Timur–Beredar isu Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menghindari pendemo adalah hoax dan tidak…

1 day ago

Warga Lhokseumawe Pertanyakan Bantuan Banjir, Pemkot; Senin Kemarin Sudah Diajukan

LHOKSEUMAWE- Sejumlah warga Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh mempertanyakan bantuan banjir yang tak kunjung dicairkan oleh…

1 day ago

Aceh Utara Buka Seleksi Calon Anggota Baitul Mal, Pendaftaran Dimulai 28 September

ACEH UTARA — Kesempatan bagi masyarakat Aceh Utara untuk ikut berkontribusi dalam pengelolaan Baitul Mal…

1 day ago

Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat, Salurkan Bantuan Masyarakat Terdampak Banjir Bandang “Galodo” di Solok

Solok– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) gerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada…

2 days ago

Menjaga Hijau di Balik Energi Bersih: Rekind Ikut Pemulihan Lahan Disposal PLTP Salak 7

SUKABUMI | PT Rekayasa Industri (Rekind) selaku anggota joint operation kontraktor pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga…

3 days ago

This website uses cookies.