Categories: NewsParlemen

Ketua DPRK Aceh Utara Desak BNPB Percepat Pembangunan Huntara Korban Banjir

ACEH UTARA – DPRK Kabupaten Aceh Utara mendesak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan seluruh hunian sementara korban banjir di kabupaten itu rampung sebelum 15 Februari 2026. Pasalnya, 17 atau 18 Februari 2026 telah memasuki Ramadhan tahun ini.

Sementara itu, data yang diperoleh DPRK Aceh Utara menyebutkan peresmian hunian sementara baru dilakukan di tiga desa yaitu Desa Simpang Tiga dan Desa Tanjong Dalam Kecamatan Langkahan dan Desa Ulee Rubek Timu, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara.

Dari total 2.449 unit Huntara, baru tiga desa yang telah difungsikan. Selebihnya, masih dalam proses pembangunan.

“Selebihnya, hasil pemantauan kita, belum rampung. Bahkan ada titik yang baru 10 persen pembangunannya. Waktu kerja praktis sepekan lagi,” terang Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat Ali, Senin (9/2/2026).

Politisi Partai Aceh itu menyebutkan sangat memperihatinkan jika korban banjir harus makan sahur, tarawih dan berbuka puasa di tenda pengungsian. Sisi lain, kualitas bangunan harus diperhatikan.

“Buatlah senyaman mungkin hunian sementara ini. Jangan sampai penderitaan korban banjir bertambah dalam bentuk lain selama di hunian sementara,” terangnya.

Sisi lain, dia mendesak agar seluruh kementerian pusat untuk mengerahkan alat berat ke kabupaten itu. Sehingga proses pembangunan pascabencana segera bisa ditangani.

“Jika jalan dan jembatan sudah selesai seluruhnya layaknya sebelum bencana, itu rakyat kita rakyat yang rajin. Mereka akan bangkit dengan mencari sumber pendapatannya sendiri,” terangnya.

Sisi lain, seluruh program kementerian juga belum berjalan dan masih sebatas peluncuran. Dia mencontohkan program padat karya pertanian yang melibatkan petani dalam pembersihan lumpur di area persawahan.

“Petani sangat menunggu pembesihan sawah itu, tapi sampai sekarang belum berjalan. Harap seluruh kementerian bisa mempercepat sesuai intruksi Presiden Prabowo,” pungkasnya.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Sambo

Recent Posts

Deteksi Dini Sindrom Metabolik, 70 Warga Reuleut Timu Ikuti Pembinaan Kesehatan Lansia

ACEH UTARA – Sebanyak 70 masyarakat Desa Reuleut Timu mengikuti kegiatan Pembinaan Desa Lingkungan dalam…

8 hours ago

Cegah Kanker Kolorektal, Warga Reuleut Timu Diedukasi Pentingnya Gizi Seimbang

ACEH UTARA – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat terus dilakukan melalui…

8 hours ago

Dinsos Aceh Utara Jelaskan Rincian Penyaluran Dana Jadup Korban Banjir

ACEH UTARA – Kementerian Sosial Republik Indonesia mencatat pencairan bantuan bagi korban bencana alam banjir…

9 hours ago

Muhammad Ikbar Raih Juara I, Kadis Poraparekraf Aceh Utara; Pelajar Kita Luar Biasa

ACEH UTARA - Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Aceh Utara, Zulkifli, S.Ag.,…

12 hours ago

Gaji 3.698 PPPK Lhokseumawe Belum Dibayar, Belum Jelas Kapan Pengesahan APBD

LHOKSEUMAWE- Sebanyak 3.698 Pegawai dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh belum menerima…

13 hours ago

Stand Disporaparekraf Aceh Utara Ramaikan Milad ke-800, Zulkifli: Momentum Angkat Potensi Daerah

ACEH UTARA — Perayaan Milad ke-800 Aceh Utara tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan panjang daerah, tetapi juga menjadi panggung untuk…

14 hours ago

This website uses cookies.