Categories: FeaturedNews

Warga Sekumur Aceh Tamiang; Kapan Huntara Kami Dibangun?

ACEH TAMIANG – Warga Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh mempertanyakan kapan hunian sementara (Huntara) di kampung mereka dibangun. Pasalnya, sepekan menjelang Ramadhan, belum ada tanda-tanda pembangunan Huntara di pedalaman Kabupaten Aceh Tamiang itu.

“Sampai sekarag kami belum tau dimana Huntara dibangun, tidak ada tanda-tanda sama sekali,” kata warga Desa Sekumur, Wahyu Rahmah akrab disapa Wara per telepon, Selasa (10/2/2026).

Dia bersama kedua orang tuanya juga menempati tenda pengungsian. Sehingga mereka sangat berharap bantuan hunian sementara secepatnya dibangun.

“Kami sudah pasti berpuasa di tenda pengungsian. Sampai saaat ini belum ada apa pun penjelasan tentang Huntara,” terangnya.

Padahal, sambung Wara, desa itu terparah kerusakan di Kabupaten Aceh Tamiang. Seluruh desa hancur dan rata dengan tanah. Hanya tersisa tiga bangunan berupa masjid, kantor desa dan salah satu rumah warga.

Dia menyebutkan, selama dua bulan lebih mereka bertahan ditenda pengungsian dengan segala keterbatasan. Contohnya, sambung Wara, suplai listrik baru normal ke desa itu sepekan terakhir.

Sisi lain, mereka juga membutuhkan suplai air bersih yang mencukupi. Ditambah peralatan memasak yang tidak ada sama sekali. Untuk bahan pangan, sambung Wara, saat ini telah mencukupi.

“Peralatan dapur sama sekali tidak ada. Sangat susah memasak,” terangnya. Jika ada relawan, sambung Wara, dia berharap diberi bantuan peralatan dapur untuk memasak.

Hal yang sama disebutkan warga lainnya Amiruddin. Dia berharap, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) fokus membangun hunian sementara.

“Kami harap segera dibangun huntara, agar tidak sengsara sekali di tenda pengungsian. Siang rasanya seperti terbakar, sangat panas dibawah tenda,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Desa Sekumur, merupakan salah satu desa paling parah hancur karena banjir pada November 2025 lalu. Desa itu merupakan daerah terisolasi.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

SDN 2 Dewantara Gelar Maulid, Kadis Pendidikan : Pendidikan Islami Modal Utama Anak …

ACEH UTARA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di SD Negeri 2 Dewantara,…

15 minutes ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Ombudsman Sumatera Utara, Kawal Penyaluran Energi

Medan– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan…

5 hours ago

Masa Sewa Huntara Berakhir Desember 2026, Nasib Ratusan Penyintas Banjir di Aceh Utara Mengantung?

ACEH UTARA – Ratusan kepala keluarga (KK) penyintas banjir di Gampong Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan,…

5 hours ago

Di Musda Golkar, Al-Farlaky Buka Pintu Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengajak Partai Golkar memperkuat…

24 hours ago

Steam Blowing Rampung, Rekind Kawal PLTP Salak Unit 7 Menuju Commissioning

JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) tengah mengawal pelaksanaan kegiatan proyek Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP)…

24 hours ago

Puluhan Pohon, Rumah dan Kios Pedagang Rusak Diterjang Angin di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE– Sebanyak puluhan kios, rumah dan pohon tumbang diternang angin kencang di Kota Lhokseumawe, Provinsi…

1 day ago

This website uses cookies.