Categories: FeaturedNews

Kepala BNPB Pastikan Ramahdan Tidak Ada Lagi Pengungsi Korban Banjir

ACEH UTARA – Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) memastikan seluruh pengungsi korban banjir tidak lagi berada ditenda pada 18 Februari 2026, tepatnya ramadhan mendatang. Jika tidak berada di hunian sementara, maka pengungsi akan menetap di rumah saudara atau keluarga.

“Huntara yang dibangun di Aceh Utara itu 4.005 unit. Asumsinya inilah yang akan dibangun hunian tetap tahap pertama. Jumlahnya memang sangat besar dan baru rampung 30 persen,” Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto saat menami Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian lokasi pengungsian korban banjir di Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Kamis (22/1/2-26).

Dia menyebutkan, bagi pengungsi yang menetap dikeluarganya akan diberikan dana tunggu hunian Rp600.000 per kepala keluarga selama enam bulan. Asumsinya, enam bulan tersebut rumah tetap telah selesai dibangun.

“Tantangannya memang karena jumlah sangat besar, maka harus dikerjakan dalam waktu cepat,” terangnya.

Selain BNPB sambungnya hunian juga dibangun oleh Danantara, Kementerian Pekerjaan Umum dan lembaga lainnya. Dia optimis, sebelum Ramadhan seluruh pengungsi tidak ada lagi ditenda pengungsian.

“18 Februari tidak ada lagi ditenda pengungsian,” tegasnya.

Sekadar diketahui sebanyak 345 korban jiwa meniggal dunia dalam banjir pada 26 November 2025 lalu di Aceh Utara. Jumlah ini sekaligus menempatkan Aceh Utara sebagai korban terbesar dalam bencana Sumatera. Enam orang dilaporkan hilang hingga saat ini. Sebanyak 33 ribu lebih masih mengungsi di 12 kecamatan dalam kabupaten itu.

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Polda Riau dalam Menjaga Ketahanan Energi

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang dipimpin oleh Executive General…

10 hours ago

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

2 days ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

4 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

5 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

5 days ago

This website uses cookies.