Bireuen — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menegaskan bahwa PPP memasuki usia ke-53 dengan kematangan dan kedewasaan politik yang semakin kuat.
Menurut Mardiono, usia tersebut menjadi momentum penting bagi PPP untuk memperkuat peran politiknya dalam menghadirkan kemaslahatan dan kesejahteraan umat.
“Di usia ke-53 ini, PPP semakin matang dalam berpikir, semakin kuat dalam berbuat, serta semakin bijak dalam mengambil kebijakan,” ujar Mardiono dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-53 PPP, di Bireuen, Aceh, Senin (5/1/2026).
Mardiono menekankan bahwa kematangan tersebut harus diwujudkan melalui soliditas seluruh kader dalam menatap masa depan dan menyongsong berbagai agenda politik yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Mardiono menegaskan, politik yang dijalankan PPP bukan sekadar perebutan kekuasaan, melainkan politik yang mampu menghadirkan kemaslahatan umat serta mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat luas, sebagaimana cita-cita para pendiri bangsa.
“PPP harus berada di garda terdepan dalam mendorong percepatan kesejahteraan umat. Ini menjadi program prioritas partai,” tegasnya.
Mardiono juga mengajak seluruh kader PPP di berbagai daerah untuk terus memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai perjuangan partai, serta menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat.
Peringatan Harlah ke-53 PPP menjadi momentum konsolidasi dan refleksi bagi partai berlambang Ka’bah tersebut untuk mempertegas arah perjuangan politik ke depan, sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun bangsa yang adil, makmur, dan berkeadaban.
Adapun peringatan Harlah ke-53 PPP kali ini dipilih Muhamad Mardiono untuk dibalut dengan aksi kemanusiaan. Kegiatan tersebut diawali dengan doa bersama bagi para korban bencana, dilanjutkan dengan penyaluran bantuan kemanusiaan serta pelepasan relawan PPP, dan kunjungan ke lokasi pengungsian bencana guna mempercepat proses pemulihan pascabencana banjir di Aceh.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

