ACEH UTARA – Ketua DPRD Aceh Utara, Arafat Ali mendukung langkah Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil dalam penanganan banjir selama 12 hari dalam kabupaten itu. Dia menyebutkan, daerah memang tidak mampu lagi untuk menanggung seluruh kebutuhan rakyat selama banjir.
“Kami apresiasi langkah bupati, siang dan malam menyisir korban. Dengan segala keterbatasan yang ada, bupati berusaha sekuat tenaga. Namun, rakyat harus paham, kita lebih dulu kena banjir dibanding kabupaten lain,” kata Arafat Ali kepada Kompas.com Rabu (3/12/2025).
Dia menyebutkan, seluruh dana daerah itu telah dikerahkan untuk penanganan banjir. Namun, karena luasanya wilayah dan besarnya jumlah korban masih ada yang belum terjangkau.
“Kami mendukung langkah bupati menyatakan ketidaksanggupan daerah lagi. Kami terus berusaha sekuat tenaga. Kami butuh dukungan rakyat Indonesia dan pemerintah pusat,” terangnya.
Dia menyebutkan, sebanyak 45 anggota DPRD Aceh Utara telah mengeluarkan uang pribadi untuk membeli bahan pokok disalurkan ke korban banjir.
“Meski begitu, luas wilayah ini membuat kita kelabakan. Sampai sekarang masih ada titik belum terjangkau. Ini banjir dahsyat sekali,” pungkasnya.
Sekadar diketahui,banjir di kawasan itu mulai terjadi 22 November 2025. Kini sejumlah titik masih terisolir dan belum bisa diakses. Sedangkan kabuapten lain di Aceh banjir baru terjadi pada 26 November 2025.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

