LHOKSEUMAWE – SKK Migas Sumbagut bersama Harbour Energy Indonesia menggandeng Yayasan Geutanyoe Aceh menanam 5.000 bibit mangrove di bibir pantai Gampong Pu’uk, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Rabu (24/9/2025).
Community Investment Manager Harbour Energy Indonesia, Andri Kristianto, mengatakan perusahaan migas berkomitmen mendukung konservasi lingkungan.
Menurutnya, keberadaan mangrove penting tidak hanya untuk menjaga ekosistem pesisir, tetapi juga berpotensi memberikan nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat sekitar.
“Ditahap pertama kami menanam 2.000 bibit, dan tahap kedua ini sebanyak 5.000 bibit. Jadi total sudah 7.000 bibit mangrove yang ditanam,” ujarnya.
Pemeliharaan selanjutnya akan dilakukan Yayasan Geutanyoe selaku mitra Harbour Energy.
Sementara itu, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagut Yanin Kholison, menyampaikan hingga akhir 2025 pihaknya menargetkan penanaman pohon terus ditingkatkan. SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja sama (KKKS) terus bersinergi dengan pemangku kepentingan daerah karena harus melibatkan semua pihak.
“Apa yang kita tanam hari ini, akan mendukung tidak hanya keberlanjutan lingkungan dimasa mendatang, tetapi juga menyelamatkan generasi masa depan” “pungkasnya.
|MUMUL
LHOKSEUMAWE — Bursa pemilihan Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) periode 2027–2030 mulai mengerucut. Hingga penutupan pendaftaran, enam…
Padang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) gerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan…
ACEH UTARA – Ribuan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Utara memadati kawasan Kantor Bupati…
LHOKSUKON - Sebanyak 14 unit rumah untuk penyintas banjir di Desa Abeuk Reuling, Kecamatan Sawang,…
BANDA ACEH – Kebijakan TVRI Aceh merumahkan 17 kontributor di sejumlah kabupaten/kota di Aceh menuai…
Reza Angkasah terlihat kesal bukan kepalang siang itu, Jumat (11/9/2026). Direktur CV Raya Enginering Aceh…
This website uses cookies.