Categories: News

Alamak, Belum Ada Koperasi Merah Putih Beroperasi di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE- Sebanyak 65 koperasi desa merah putih belum beroperasi di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Padahal, program nasional itu telah diluncurkan Presiden RI Prabowo Subianto sejak 21 Juli 2025 lalu.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah, Kota Lhokseumawe, Mohammad Rizal , Kamis (18/9/2025), seluruh syarat administrasi dan keuangan telah selesai disiapkan oleh masing-masing koperasi desa merah putih.

“Namun untuk kegiatan bisnisnya, belum ada satu pun yang beroperasi hingga saat ini,” terang Rizal.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah, Kota Lhokseumawe, Mohammad Rizal

Dia menyebutkan, upaya dinas untuk menggerakan koperasi desa merah putih berupa mempertemukan badan usaha milik daerah dan milik negara untuk menjalin kerjasama.

“Kami sudah pertemukan pengurus koperasi merah putih dengan BUMD/BUMN. Agar mengetahui apa peluang usaha yang bisa kerjasama, itu langkah kita membuka pasar koperasi merah putih,” katanya.

Meski begitu, belum ada koperasi yang beroperasi sejak diluncurkan Juli lalu.

Terkait modal usaha dari pinjaman perbankan, sambung Rizal, harus mengacu ketentuan yang telah ditetapkan. “Boleh meminjam modal usaha dari bank, asal ada jaminannya, konsep bisnisnya dan lain sebagainya. Itu pun koperasi desanya harus benar-benar sudah beroperasi. Bukan koperasi yang belum operasi sama sekali diberi modal,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Humas Bank Syariah Indonesia (BSI) Provinsi Aceh, Nasruddin MZ saat ditanya apakah sudah mulai menyalurkan kredit untuk koperasi merah putih, tidak menjawab hingga berita ini ditayangkan.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Dari Makam Sultan Peureulak, Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam Pertama Asia Tenggara

Peureulak – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh…

14 hours ago

DLH dan Dinkes Temukan Pengelolaan Limbah SPPG Puenteut Belum Sesuai Regulasi

LHOKSEUMAWE – Pengelolaan limbah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Masjid Puenteut, Kecamatan Blang Mangat,…

2 days ago

Jaringan Irigasi Rusak Akibat Banjir, Pemkab Aceh Timur Usulkan Normalisasi DI Jambo Aye di Pante Bidari

IDI – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura mengusulkan normalisasi jaringan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Sambut Tim BPK Pada Entry Meeting Pemeriksaan Terperinci TA 2025

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., sambut dan membuka kegiatan…

3 days ago

Mantap, Rekind Bukukan 380 Juta Lebih Jam Kerja Tanpa Kecelakaan

PT Rekayasa Industri (Rekind) menorehkan catatan penting dalam komitmennya terhadap keselamatan kerja, dengan mencatatkan pencapaian…

3 days ago

Status Dosen PPPK: Momentum Kebijakan Presiden Prabowo untuk Menutup Celah Ketidakadilan Struktural

Oleh: Dr. BukhariPraktisi Hukum di Lhokseumawe, Aceh Keputusan Komisi X DPR RI yang menyatakan persetujuan…

4 days ago

This website uses cookies.