Categories: Polhukam

Sugiono jadi Sekjen Gerindra, Pengamat; Aceh Sangat Diuntungkan

LHOKSEUMAWE – Pengamat Komunikasi Politik, Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, Provinsi Aceh, Masriadi Sambo, menyebutkan Aceh mendapatkan keuntungan yang besar setelah Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto menunjuk Sugiono sebagai sekretaris jenderal partai berlambang burung garuda itu.

Dia menyebutkan, sebagai putra yang lahir dan hingga remaja di Aceh, tentu Sugino memiliki memori kuat akan Takengon, Aceh Tengah dan Provinsi Aceh. Sehingga, konsennya sedikit banyak akan fokus untuk membangun kampung halamannya.

Satu sisi, Gubernur Aceh Muzakkir Manaf akrab disapa Mualem memiliki kedekatan dengan Presiden Prabowo. Peran sekretaris jenderal, tentu sangat sentral untuk meneruskan komunikasi antara Aceh dan Jakarta ke Presiden Prabowo.

“Dalam komunikasi politik chemistry sangat diperlukan antar elit Aceh dan Jakarta. Mualem sudah punya modal kuat karena dekat dengan Prabowo. Ditambah lagi, dengan Sugiono. Aceh untung banyak dalam konteks pembangunan,” kata Masriadi merespon rotasi kepemimpinan DPP Partai Gerindra, Sabtu (2/8/2025).

Dia menyebutkan, bagaimana pun, kunci mengurai kemiskinan dan mendorong kemajuan Aceh berada di Jakarta. Apalagi, ditengah usaha perpanjangan dana otonomi khusus Aceh yang sedang dilakukan.

‘Tinggal lagi, butuh kolaborasi antar elit Aceh untuk terus mendorong Aceh menjadi pintu gerbang Indonesia. Sebagai pintu gerbang, tentu harus dipoles seindah mungkin, agar saat tamu datang bisa membanggakan,” pungkasnya.

Sebelumnya Sugiono ditunjuk menggantikan Ahmad Muzani sebagai sekretaris jenderal Gerindra. Sugino lahir di Takengon, Aceh Tengah, 1979. Menyesaikan pendidikan SD di SDN 1 Aceh Tengah, SMPN 3 Banda Aceh dan SMA Taruna Nusantara. Sugiono merupakan Pujakusuma (Putra Jawa kelahiran Sumatera).

|RIL|MUMUL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Dari Makam Sultan Peureulak, Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam Pertama Asia Tenggara

Peureulak – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh…

17 hours ago

DLH dan Dinkes Temukan Pengelolaan Limbah SPPG Puenteut Belum Sesuai Regulasi

LHOKSEUMAWE – Pengelolaan limbah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Masjid Puenteut, Kecamatan Blang Mangat,…

2 days ago

Jaringan Irigasi Rusak Akibat Banjir, Pemkab Aceh Timur Usulkan Normalisasi DI Jambo Aye di Pante Bidari

IDI – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura mengusulkan normalisasi jaringan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Sambut Tim BPK Pada Entry Meeting Pemeriksaan Terperinci TA 2025

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., sambut dan membuka kegiatan…

3 days ago

Mantap, Rekind Bukukan 380 Juta Lebih Jam Kerja Tanpa Kecelakaan

PT Rekayasa Industri (Rekind) menorehkan catatan penting dalam komitmennya terhadap keselamatan kerja, dengan mencatatkan pencapaian…

3 days ago

Status Dosen PPPK: Momentum Kebijakan Presiden Prabowo untuk Menutup Celah Ketidakadilan Struktural

Oleh: Dr. BukhariPraktisi Hukum di Lhokseumawe, Aceh Keputusan Komisi X DPR RI yang menyatakan persetujuan…

4 days ago

This website uses cookies.