Categories: Advertorial

Aceh Utara Bergerak Cepat: Menangani HIV/AIDS untuk Masa Depan Sehat Bersama

Aceh Utara — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Kesehatan terus menunjukkan komitmennya dalam menangani penyebaran HIV/AIDS. Menghadapi peningkatan kasus yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir, berbagai langkah cepat dan terukur telah diambil demi melindungi generasi masa depan.

Sepanjang tahun 2024, Dinas Kesehatan Aceh Utara mencatat sebanyak 24 kasus infeksi HIV/AIDS, dengan 7 di antaranya meninggal dunia, meskipun telah mendapatkan perawatan. Fakta ini menjadi peringatan keras sekaligus pemicu bagi pemerintah daerah untuk bertindak lebih progresif.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh Utara, dr. Febrianto, menegaskan bahwa upaya penanggulangan tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada edukasi dan pencegahan.

“Kami terus menggencarkan sosialisasi ke masyarakat, termasuk kelompok remaja dan populasi berisiko, agar memiliki pemahaman yang benar tentang HIV/AIDS dan pentingnya deteksi dini,” ungkapnya, Senin (21/7/2025).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh Utara, dr. Febrianto

Sejumlah program strategis telah dijalankan, antara lain:

  • Skrining HIV/AIDS gratis di puskesmas dan fasilitas layanan kesehatan.
  • Edukasi di sekolah-sekolah dan pesantren, bekerja sama dengan tokoh agama dan pendidik.
  • Layanan Konseling dan Tes Sukarela (VCT) yang mudah diakses oleh masyarakat.
  • Pelatihan bagi tenaga kesehatan, guna meningkatkan kapasitas diagnosis dan penanganan.

Tak hanya itu, Dinas Kesehatan juga menggelar pertemuan monitoring dan evaluasi (Monev) secara berkala bersama lintas sektor, seperti organisasi masyarakat, LSM, serta instansi vertikal, untuk memastikan program berjalan efektif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Febrianto mengatakan bahwa penanganan HIV/AIDS harus dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap warga Aceh Utara memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang adil, tanpa stigma dan diskriminasi,” ujarnya.

Dengan semangat “Aceh Utara Bangkit”, pemerintah daerah berharap penanganan HIV/AIDS dapat semakin optimal. Masa depan Aceh Utara adalah tanggung jawab bersama. Mari bergerak cepat, cegah HIV/AIDS sejak dini demi kehidupan yang lebih sehat dan bermartabat.

|ADVERTORIAL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Cerita Petani Aceh Pascabanjir, Berjuang Pulihkan Sawah Sendiri, Hingga Ganti Padi jadi Sawit

Anzikri (28) warga Desa Blang Reuling Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Kamis (17/9/2026)…

21 hours ago

Pencuri Nekat, KBO Satlantas Aceh Timur Dihantam Batu

ACEH TIMUR — Aksi dugaan pencurian kabel tower HT milik Polri di belakang Kantor Satuan…

1 day ago

Bupati Al-Farlaky dan Kapolres Perkuat Sinergi Pembangunan dan Kamtibmas Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menerima kunjungan silaturahmi Kapolres…

2 days ago

BPBD Mengaku Tak Dilibatkan dalam Pembangunan Rumah Penyintas Banjir Aceh Utara

LHOKSUKON- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh mengeluhkan sikap kontraktor atau…

2 days ago

Lobi Bupati Al- Farlaky, Pembudidaya Tambak Terima Benur Udang Vaname dari KKP

PEUREULAK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mulai mendorong pemulihan sektor perikanan budidaya yang terdampak banjir…

3 days ago

Bupati Aceh Timur Tegas: Domino Dilarang, Celana Pendek Pria Tak Boleh Berkeliaran di Tempat Umum

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengeluarkan kebijakan tegas untuk menjaga penerapan…

3 days ago

This website uses cookies.