Categories: Polhukam

Babak Baru Calon Pengantin Nyaris Gagal Nikah di Bireuen, Kini Lapor Polda dan Ombusman

BIREUEN – Seorang calon pengantin F (29), warga Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh, melaporkan dr Sri Rizkia Rachmi dan kawan-kawan ke Mapolda Aceh, Rabu (9/7/2025).

F juga melaporkan Puskesmas Samalanga dan Kepala Urusan Agama (KUA) Samalanga, Kabupaten Bireuen, ke Kantor Ombusman Provinsi Aceh atas kelalain dalam pelayanan.

Ishak kuasa hukum F dalam keterangannya menyebutkan laporan pidana dilakukan sembari laporan perdata terus berjalan. “Kami melaporkan pidana atas pencemaran nama baik dan fitnah. Karena hasil tes 21 April 2025 menyatakan klien saya positif hamil. Padahal dia tak pernah berhubungan intim dan belum menikah,” terang Ishak.

Sedangkan hasil tes dilakukan di Banda Aceh pada 5 Mei 2026 menyatakan negatif hamil. Dampknya KUA Samalanga tak mau menikahkan F. Sehingga, F nyaris batal menikah.

“Kami harap polisi profesional dalam menangani laporan ini,” terangnya.

Sedangkan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Bireuen, sambung Ishak, masih tahap mediasi. Majelis hakim meminta kedua belah pihak mengajukan permohonan masing-masing.

“Selasa depan kami ajukan permohonan kami pada tergugat. Mereka juga mengajukan permohonanya, nanti diskusikan lagi untuk mencapai titik temu,” terang Ishak.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Samalanga, dr Fiyrsa Putra, saat dikonfirmasi mengatakan belum bisa memberikan keterangan terkait gugatan yang ditujukan kepadanya. “Untuk sementara saya belum bisa kasih tanggapan. Insya Allah entar dikabari, mohon maaf sebelumnya,” ujarnya singkat. Adapun Kepala KUA Samalanga, Muhammad, belum memberikan respons atas pertanyaan yang telah dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp hingga berita ini ditayangkan.

Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, dr Irwan, dan Kepala Bidang Protokol Pimpinan Kabupaten Bireuen, Azmi, belum memberikan tanggapan. Panggilan telepon dan pesan yang dikirimkan tidak dijawab.

Kasus ini sebelumnya viral di media sosial dan menyita perhatian publik secara nasional. Akibat hasil tes kehamilan yang keliru, F nyaris batal menikah. Namun, pernikahan akhirnya tetap berlangsung di KUA lain di wilayah Kabupaten Bireuen.

|KOMPAS

 

 

 

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Rekind Tegaskan Komitmen K3, Proyek Salak Unit 7 Capai 2 Juta Jam Kerja Aman

JAKARTA - Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan prioritas yang tidak dapat ditawar bagi PT…

2 hours ago

Bupati Al-Farlaky Hadiri Muzakarah Dayah Keude Dua

Disambut Hangat Ulama Kharismatik Aceh Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I.,…

1 day ago

Pakar UI Ajak Mahasiswa Kenali Consent dan Lawan Kekerasan Digital

Lhokseumawe — Meningkatkan kesadaran terhadap kekerasan seksual di ruang digital menjadi fokus Kuliah Umum Program…

2 days ago

Baru 1 Tahun 5 Bulan, Mualem Copot Mantan Jubir Pemenangan dari Direksi PT PEMA

BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, selaku pemegang saham utama…

2 days ago

Lagi, Bupati Al-Farlaky Toreh Penghargaan ILMA 2026, Inovasi Fiskal dan Penanganan Bencana

Denpasar – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., terpilih sebagai salah satu penerima…

3 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Keandalan Operasional di Riau, Wakil Direktur Utama Tinjau Fuel Terminal Sei Siak

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat keandalan operasional dan…

3 days ago

This website uses cookies.