Categories: Advertorial

Dinkes Aceh Utara Beberkan Dampak Jika Bayi tak Diberikan ASI Eksklusif

DINAS Kesehatan (Dinkes) Aceh Utara mengungkapkan bahwa pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif sangat penting untuk perkembangan bayi pada tahun pertama kehidupan.

“ASI eksklusif, yang diberikan pada bayi sejak lahir hingga usia 6 bulan tanpa tambahan makanan atau minuman lain, merupakan sumber gizi terbaik yang dapat mendukung pertumbuhan optimal bayi,” kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Aceh Utara, Samsul Bahri, Kamis, 10 Juli 2025.

Samsul menyebutkan, jika bayi tidak mendapatkan ASI eksklusif dapat berdampak pada kualitas hidup anak, seperti terganggunya pertumbuhan dan perkembangan sang anak.

Lantaran, lanjut Samsul, dengan diberikannya ASI eksklusif tersebut, dapat meningkatkan kecerdasan anak, menekankan stunting, meningkatkan antibodi sehingga anak tidak mudah jatuh sakit.

“Dalam upaya mendukung pemberian ASI eksklusif tersebut, pentingnya peran keluarga, terutama orang terdekat, dalam memberikan ASI eksklusif, meskipun tantangan dalam menjalankan praktik ini cukup besar, seperti sang anak sering rewel,” sebutnya.

Kata Samsul, dengan memperhatikan berbagai dampak yang terjadi, sangat penting bagi ibu untuk berusaha memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Aceh Utara, Samsul Bahri

Selain itu, peran masyarakat, pemerintah, dan tenaga medis sangat vital dalam memberikan edukasi kepada ibu-ibu tentang pentingnya ASI eksklusif demi kesehatan bayi yang optimal.

Dinkes Aceh Utara juga berharap agar dukungan dari pemerintah setempat dan masyarakat dapat mengurangi hambatan dalam pemberian ASI eksklusif.

“Serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi yang diberikan pada bayi sejak usia dini,” imbuhnya

Sebagaimana diketahui, bayi perlu ASI eksklusif karena memiliki manfaat dan nutrisi yang penting bagi perkembangan dan kesehatan mereka.

Ibu menyusui ASI eksklusif mengandung semua nutrisi penting yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Ini termasuk protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, dan zat kekebalan tubuh yang penting untuk menjaga bayi tetap sehat.

ASI eksklusif membantu mencegah infeksi saluran pernapasan, diare, otitis media, dan penyakit lainnya pada bayi. Komposisi ASI yang alami dan kaya enzim membantu perkembangan saluran pencernaan bayi dengan baik.

Memberikan ASI eksklusif juga memungkinkan ibu menyusui dan bayi untuk terhubung secara emosional. Kontak fisik saat menyusui dapat memperkuat ikatan antara ibu dan bayi, meningkatkan rasa aman dan keintiman di antara keduanya.

Asupan yang paling baik untuk diberikan kepada Si Kecil, yaitu ASI. Selama enam bulan pertama kehidupan bayi, ibu tidak perlu memberikan tambahan asupan apa pun lagi, karena ASI sudah memenuhi nutrisi yang penting untuk tumbuh kembang bayi.

Tips Jitu Agar ASI Kental dan Mengenyangkan Bayi
Berikut adalah beberapa tips yang dapat diikuti oleh ibu menyusui agar ASI lebih kental dan mengenyangkan bayi:

1. Konsumsi makanan bergizi seimbang
Protein: Ikan, telur, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Lemak Sehat: Alpukat, minyak zaitun, ikan berlemak (salmon, sarden), dan biji chia.

Karbohidrat Kompleks: Nasi merah, roti gandum, dan sayuran.

2. Pastikan hidrasi yang cukup
Minumlah minimal 8-10 gelas air putih setiap hari. Konsumsi juga buah-buahan dan sayuran yang mengandung banyak air, seperti semangka dan mentimun.

3. Menyusui secara teratur dan tuntas
Kosongkan satu payudara terlebih dahulu sebelum beralih ke payudara lainnya. Hal ini memastikan bayi mendapatkan hindmilk yang kaya lemak.

Menyusui sesuai permintaan bayi (on-demand) dapat membantu meningkatkan produksi dan kualitas ASI.

4. Pijat payudara
Pijat lembut payudara sebelum dan selama menyusui untuk membantu melancarkan aliran ASI. Pijatan dapat dilakukan dengan gerakan melingkar dari pangkal payudara ke arah puting.

|ADVERTORIAL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Bahasa Aceh dalam Krisis Identitas Generasi Z

Regita KSAlumni UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Bahasa Aceh merupakan salah satu warisan budaya takbenda yang…

1 day ago

Geuchik Joy : Pelantikan DPW PA Aceh Timur Langgar AD/ART, Massa Panglima Sago Turun ke Hotel Royal Idi Rayeuk

Aceh Timur– Jainuddin, S.E., yang akrab disapa Geuchik Joy, Panglima Sago Sungai Raya, sekaligus Sekretaris…

2 days ago

Pupuk Indonesia Jamin Ketersediaan Stok Pupuk Bersubsidi di Gorontalo

Gorontalo - PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Provinsi Gorontalo…

2 days ago

PGRI dan Bunda Guru Dilantik, Bupati Al- Farlaky Targetkan Sekolah Cetak SDM Unggul Di Aceh Timur

ACEH TIMUR – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Timur dan Bunda Guru Kabupaten…

3 days ago

Ekspor Urea Indonesia Tiba di Australia, Perkuat Ketahanan Pangan Kawasan Indo-Pasifik

Brisbane – PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil merealisasikan pengiriman urea ke Australia sebagai bagian dari…

3 days ago

Kompas Bangun Kembali SDN Teumpeun, Bupati Al-Farlaky: Investasi Masa Depan Generasi

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si, bersama Ketua TP -…

3 days ago

This website uses cookies.