Categories: AdvertorialFeatured

Begini Pengaturan WFH di Aceh Timur…

IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH) setiap Jumat. Untuk penghematan bahan bakar minyak (BBM) pemerintah juga memangkas perjalanan dinas 50 persen dan mayoritas rapat digelar secara daring (dalam jaringan).

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky dihubungi Jumat (10/4/2026) menyebutkan, penggunaan kendaraan dinas dibatasi hanya 50 persen. Kecuali mobil operasional teknis seperti pemadam kebakaran, ambulans dan lain sebagainya.

“Untuk perjalanan dinas hanya dibolehkan kegiatan yang tidak boleh diwakilkan. Misalnya, kepala dinas yang diundang dan tak boleh diwakilkan. Nah, kegiatan itu boleh diikuti,” terang Al-Farlaky.

Dia menegaskan, aparatur sipil negara (ASN) yang jarak rumah dekat dengan kantor disarankan menggunakan kendaraan listrik atau sepeda.

“Laporan aktivitas WFH langsung ke Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Timur. Sekda akan memonitoring seluruh satuan kerja, sehingga tidak ada ASN yang liburan saat WFH,” ujarnya.

Pengecualian
Namun, untuk pejabat eselon dua, camat, kepala desa, dan unit layanan kedaruratan dan kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tidak berlaku WFH.

Unit lainnya yang tetap masuk kantor yaitu unit ketentraman, ketertiban, dan perlindungan masyarakat Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah. Unit kebersihan dan persampahan Dinas Lingkungan Hidup, unit kependudukan Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan, unit perizinan di Dinas Penanaman Modal Perizinan, unit layanan kesehatan di Dinas Kesehatan dan seluruh Puskemas, rumah sakit, unit pendapatan daerah dan jaminan sosial juga tidak berlaku WFH.

“Penerapan WFH hanya pada unit-unit non teknis dan tidak bersingungan langsung dengan layanan publik,” pungkasnya.[]

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

1 day ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

1 day ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

3 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

4 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

4 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Apresiasi Polda Sumbar Ungkap Kasus LPG Oplosan di Sumatera Barat

Padang — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Daerah…

5 days ago

This website uses cookies.