PolhukamBeraksi 6 Kali, Begal Spesialis Wanita di Aceh Timur Akhirnya Ditangkap

Beraksi 6 Kali, Begal Spesialis Wanita di Aceh Timur Akhirnya Ditangkap

ACEH TIMUR – Tim Polres Aceh Timur, Provinsi Aceh, menangkap MA (34) warga Desa Seuneubok Baroh, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Pria ini diduga begal (pencurian dengan kekerasan di jalan raya).

Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, Iptu Adi Wahyu Nurhidayat, dalam keterangannya Sabtu (26/4/2025) menyebutkan, penangkapan diawali dengan laporan warga pada Maret 2025.

Dua korban yaitu Nuraini, (27), warga Desa Alue Bu Tunong, Kecamatan Peureulak Barat menjadi korban pencurian dengan kekerasan di Jalan Medan – Banda Aceh, Desa Sineubok Barat, Kecamatan Idi Timur, pada Rabu (12/3/2025).

Saat itu dia hendak membayar cicilan sepeda motor. Atas kejadian tersebut Nuraini kehilangan dompet yang berisi uang Rp. 1.200.000,00 dan sejumlah dokumen penting lainnya.

Korban kedua, Hayatul Rizkina, (25) warga Desa Matang Neuheun, Kecamatan, Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur yang mengalami korban pencurian dengan kekerasan pada Sabtu, (15/3/2025) di Jalan Medan Banda Aceh, Desa Kuta Lawah, Kecamatan Idi Rayeuk.

Saat itu korban baru pulang belanja dari pasar Idi Rayeuk. Atas kejadian itu, Hayatul Rizkina kehilangan dompet yang berisi uang Rp. 600 ribu, satu unit handphone Vivo Y27 dan dokumentasi penting lainnya.

“Kedua korban menjelaskan ciri-ciri pelaku dan akhirnya mengkerucut ke tersangka,” terangnya.

Salah satu handphone korban ditemukan ditangan YA di Kecamatan Peureulak, Aceh Timur. “Dari YA inilah kita ketahui siapa yang menjual handphone korban padanya. Akhirnya kita tangkap pelaku,” terangnya.

Dari pelaku kita sita satu handphone dan dua sepeda motor.
Pelaku mengaku sudah beraksi sebanyak enam kali di Kabupaten Aceh Timur.

“Dia khusus menyasar perempuan sebagai korbannya,” terangnya.
Pelaku dijerat dengan pasal 365 ayat 1 (satu) dan 2 (dua) sub pasal 362 KUHPidana, untuk ancaman hukumannya sembilan tahun penjara.

“Kami imbau pengendara jangan meletakan handphone yang mudah diambil para begal,” pungkasnya.

|KOMPAS

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Pemkab Aceh Timur Jemput Nelayan Idi Cut yang Dibebaskan Otoritas Thailand

ACEH TIMUR — Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menunjukkan kepedulian...

Hentakan Ghajaz Voice

Lhokseumawe-Vokal Grup Ghajaz Voice asal Kota Lhokseumawe meraih juara...

Cerita Petani Garam Aceh, Bertahan Sakit, Bangkit Sulit…

Matahari terasa begitu panas, Minggu (3/5/2026) di Desa Lancok,...

Petani Pantungan Sewa 5 Excavator Untuk Bersihkan Lumpur di Saluran Irigasi Pascabanjir

LHOKSUKON- Para petani di Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh...

Fitnah untuk Bupati, Prokopim; Harap Masyarakat Bijak Sikapi Informasi

ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mengajak masyarakat...