EdukasiMahasiswa Unimal  Lihat Tradisi Kenduri Blang

Mahasiswa Unimal  Lihat Tradisi Kenduri Blang

 

ACEH UTARA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 258 Universitas Malikussaleh (Unimal) ikut serta dalam tradisi Kenduri Blang, sebuah acara adat yang diwariskan turun-temurun oleh masyarakat Gampong Matang Manyam, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. Kenduri Blang dilakukan sebagai ungkapan syukur dan doa agar panen padi yang ditanam di sawah (blang) terhindar dari hama dan bencana.

Acara Kenduri Blang dimulai dengan penyembelihan seekor domba yang kemudian dimasak oleh warga setempat. Setelah hidangan siap, doa bersama dilakukan untuk memohon keberkahan atas hasil panen dan agar desa dijauhkan dari bencana. Hidangan tersebut kemudian dibagikan kepada seluruh warga sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.

Mahasiswa KKN Kelompok 258 tidak hanya mengamati, tetapi juga ikut serta dalam proses pembagian makanan kepada warga setempat. Perwakilan mahasiswa kelompok 258 Unimal, TM Meutuah, mengungkapkan kebanggaannya bisa berpartisipasi dalam acara ini mulai dari proses awal hingga akhir. “Ini adalah pengalaman berharga bagi kami. Selain belajar tentang budaya lokal, kami juga merasa diterima dengan baik oleh masyarakat,” kata Meutuah.

Tgk Imun Gampong Matang Manyam, Syarwani, yang juga merupakan tokoh masyarakat setempat, menjelaskan bahwa Kenduri Blang telah menjadi tradisi yang dijaga oleh masyarakat sejak zaman nenek moyang. “Tujuan acara ini adalah untuk memohon perlindungan bagi tanaman padi yang ditanam di sawah atau blang, agar terhindar dari hama dan bencana, serta sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil yang diperoleh,” ujar TGK Imum Syarwani.

Acara ini menjadi momen penting yang tidak hanya memperkuat ikatan antara masyarakat dan mahasiswa KKN, tetapi juga sebagai upaya untuk melestarikan tradisi yang sudah lama ada di Desa Matang Manyam. Dengan melibatkan generasi muda, diharapkan tradisi ini dapat terus dipertahankan.

|RIL|MUMUL

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Ehem, Janda di Lhokseumawe Rata-Rata Usia 25 – 35 Tahun

LHOKSEUMAWE- Angka perceraian di Kota Lhokseumawe menunjukkan tren peningkatan...

Bupati Al-Farlaky Tempuh Jalur Hukum, Akun – Akun Penyebar Fitnah Dilaporkan

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Hari Ini, Warga Status Desil 8 Mulai Bayar Layanan Kesehatan Mandiri di Aceh

LHOKSUKON – Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten...

Ayahwa Cairkan Rp 2,9 Miliar Dana Tunggu Hunian Penyintas Banjir

LHOKSUKON– Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A Jalil...

Dirjen LIP Apresiasi TA Khalid Dalam Percepatan Rehab Lahan Pertanian Paska Bencana

BANDA ACEH | Direktur Jenderal Lahan Dan Irigasi Pertanian...