Categories: Edukasi

Warga Cot Seurani Ikuti Pelatihan Bantuan Hidup Dasar

ACEH UTARA |Sebanyak 20 warga Desa Cot Seurani, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, mengikuti pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang berlangsung di Balai Pertemuan Desa pada Minggu (29/9).

Pelatihan ini bertujuan untuk membekali warga dengan keterampilan pertolongan pertama, khususnya dalam menangani serangan jantung.

Geuchik Cot Seurani, Fajri, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh anggota Satgas Gampong serta perwakilan dari empat dusun di desa tersebut.

Menurutnya, pelatihan ini penting untuk meningkatkan kemampuan warga dalam menghadapi situasi darurat, terutama yang berkaitan dengan kesehatan.

“Pelatihan ini sangat penting untuk memperkuat keterampilan warga dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya terkait kesehatan jantung. Kami berharap ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat,” ujar Fajri.

Pelatihan yang berlangsung selama satu hari ini dipandu oleh dr. Alhadi, seorang dokter umum di Aceh Utara. Peserta mendapatkan pelajaran tentang berbagai teknik pertolongan pertama, termasuk penanganan kasus pingsan, serangan jantung, tenggelam, hingga pertolongan darurat untuk anak-anak.

Fajri juga mengungkapkan bahwa Aceh termasuk dalam 10 besar wilayah di Indonesia dengan angka kematian tertinggi akibat Penyakit Jantung Koroner (PJK). Oleh karena itu, pelatihan ini dianggap sangat krusial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penanganan pertama pada penderita serangan jantung.

“Kami berharap pelatihan semacam ini bisa menjadi agenda rutin dan juga diterapkan di desa-desa lain melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan,” tambah Fajri.

Salah satu peserta, Rais, menyatakan antusiasmenya setelah mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini memberikan pengalaman berharga, terutama dalam hal mempelajari teknik pertolongan pertama serta pemanfaatan sumber daya alam dalam kondisi darurat.

“Ini adalah pengalaman yang sangat berharga. Selain mendapatkan ilmu pertolongan pertama, kami juga diajarkan cara bijak memanfaatkan alam dalam situasi darurat,” ungkap Rais.

Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan warga Desa Cot Seurani dalam menghadapi berbagai situasi darurat, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan jantung.[***]

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Ini Saran Pengamat Unimal untuk Tatakelola MBG Presiden Prabowo

LHOKSEUMAWE | Pengamat Komunikasi Politik, Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Masriadi Sambo,…

19 hours ago

Ditopang Transformasi Tata Kelola dan Efisiensi, Pupuk Indonesia Kembali Masuk Fortune Southeast Asia 500

Jakarta - PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 (FSEA500)…

24 hours ago

Cuaca Ekstrem, Wilayah Tengah Aceh Waspada Longsor

LHOKSUKON– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kantor Bandara Sultan Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi…

2 days ago

Selama Libur Sekolah Relawan MBG Tanpa Gaji di Lhokseumawe, Warga Minta BGN Jaga Kualitas

LHOKSEUMAWE- Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan suplai distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) selama libur sekolah…

2 days ago

Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah: Pekerja Menderita Negara Rugi Miliaran

COT GIREK: Ribuan orang pekerja dan keluarganya di salah satu Kebun milik BUMN di Cot…

2 days ago

Pupuk Indonesia Mampu Tingkatkan Produktivitas Padi di Kulon Progo Melalui Pemupukan Berimbang

Kulon Progo – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus mendorong petani di berbagai daerah untuk menerapkan…

2 days ago

This website uses cookies.