Categories: FeaturedNews

Cuaca Ekstrem, Wilayah Tengah Aceh Waspada Longsor

LHOKSUKON– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kantor Bandara Sultan Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, memperkirakan tiga hari kedepan akan terjadi cuaca ekstrem di wilayah tengah Provinsi Aceh.

Prakirawan BMKG Malikussaleh, Febryanto Simanjuntak, Senin (22/6/2026) menyebutkan tiga hari kedepan berpotensi mengalami hujan lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang.

“Cuaca ekstrem terjadi di wilayah Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah atau wilayah tengah Provinsi Aceh dan dataran tinggi. Kami imbau masyarakat di sana waspada akan tanah longsor, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi,” terang Febry.

Dia menyebutkan, umumnya hujan disertai kilat dan angin kencang terjadi dari siang menuju sore hingga malam hari.

“Suhu udara diperkirakan berkisar antara 24 hingga 32 derajat Celcius dengan tingkat kelembaban udara mencapai 60 hingga 100 persen,” ujarnya.

Selain itu, kondisi perairan di wilayah Aceh menunjukkan adanya peningkatan tinggi gelombang yang berkisar antara 0,1 hingga 1,25 meter. Meskipun tergolong sedang, kondisi tersebut disertai kecepatan angin yang cukup tinggi di wilayah lepas pantai sehingga berisiko bagi nelayan yang menggunakan perahu kecil.

BMKG mengimbau masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampaknya. Masyarakat juga diminta tidak memaksakan aktivitas di wilayah rawan saat hujan lebat terjadi.

“Sedangkan nelayan diharapkan mempertimbangkan kondisi angin dan gelombang sebelum melaut, serta selalu memperbarui informasi peringatan dini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi risiko dan menghindari kerugian, baik korban jiwa maupun materi,”ujarnya.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Sambo

Recent Posts

Semen Mulai Tersedia di Aceh, Harga Masih Mahal Rp 80.000 Per Sak

LHOKSUKON – Semen mulai tersedia di sejumlah toko di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe,…

31 minutes ago

Kemenkeu Tambah DAU 2026 untuk 20 Daerah di Aceh, Bukan Perjuangan Satu Daerah

BANDA ACEH—Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menambah alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026…

50 minutes ago

2 Sumur Bor Semburkan Gas dan Air Setinggi 40 Meter di Aceh Timur, Bupati Turun Tangan

IDI - Sumur bor yang baru saja digali di Desa Matang Keupula Sa dan Desa…

2 days ago

Bupati Aceh Timur Temui BNPB, Minta Percepatan Pencairan Dana Stimulan Tahap II bagi Korban Banjir

Jakarta – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana…

2 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sabet 7 Penghargaan ISRA 2026, Komitmen Nyata Kontribusi untuk Masyarakat

Medan - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut senantiasa tegaskan komitmennya dalam menjalankan program Tanggung Jawab…

2 days ago

Bupati Al Farlaky Temui Mendagri Tito Karnavian Bahas Percepatan Penanganan Pascabanjir

Jakarta – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., bertemu dengan Menteri Dalam Negeri…

3 days ago

This website uses cookies.