LHOKSEUMAWE– Pertamina Hulu Energi (PHE) North Sumatera Offshore (NSO) menanam 10.000 mangrove di bibir pantai Pusong Rancong Baro, Desa Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Jumat (26/7).
Kegiatan itu dilakukan bertepatan dengan Hari Mangrove sedunia 26 Juli 2024. Bahkan dihadiri oleh oleh Management PHE NSO dan Forkopimda Kota Lhokseumawe dan Muspika Kecamatan Muara Satu
Field Manager PHE NSO, Heri Prayoga mengungkapkan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pertamina dalam menjaga keseimbangan ekosistem biota laut dan alam sekitarnya.
“Pertamina sangat berkomitmen terhadap pelestarian lingkungan. Melalui kegiatan ini mari kita bersama-sama menjaga kelestarian dan keseimbangan lingkungan sekitar,”ujarnya.
Heri mengatakan penanaman mangrove ini merupakan program tahunan yang dikembangkan bersama stakeholder terkait dan di tahun ini pihaknya bekerjasama dengan Kodim 0103/ Aceh Utara. Bahkan dalam kesempatan ini PHE NSO juga membagi paket sembako dan pengobatan gratis untuk warga setempat.
“Kami berharap kedepannya program seperti ini tetap akan dilanjutkan sehingga semakin banyak stakeholder yang nanti terlibat,” katanya.
Heri menyebutkan dengan penanaman pohon mangrove ini dapat mencegah abrasi sekitar pantai.
“Kami dari pertamina tetap menjalankan sesuai visi dan misi Pertamina holding bahwa kita sebagai kontributor akan berperan sentral sebagai energi negara dan mempunyai dampak positif perkembangan masyarakat dimanapun daerah kami beroperasi,” pungkasnya. (MUL)
LHOKSEUMAWE- Sayed Dahlan Alhabsy akrab disapa Sayed Art, siang itu, menghadiri pementasan kisah hidupnya di…
ACEH TAMIANG- Sebanyak 120 anak-anak berkebutuhan khusus dari Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Pembina Aceh…
Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membongkar dugaan praktik permainan harga beras fortifikasi…
Bupati Al- Farlaky Tegaskan Tak Anti Kritik, Asalkan Konstruktif Ruang Dialog Bersama Insan Pers Terbuka…
ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., memimpin rapat bersama warga…
LHOKSUKON – Sebanyak 50 tim Rapai Pase menabuh rapai (alat musik tradisional) di Desa Dayah…
This website uses cookies.