LHOKSEUMAWE – Penderita penyakit HIV/AIDS di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, kini sebanyak 106 orang. Jumlah itu meningkat dari tahun ke tahun. Didominasi oleh perilaku seks bebas.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, Safwaliza, per telepon, Sabtu (13/7/2024) menyebutkan, terjadi tren peningkatan jumlah penderita HIV di Lhokseumawe. Dia mencontohkan, di tahun 2022 ditemukan empat penderita baru, 2023 ditemukan 10 kasus baru, dan 2024 ditemukan 14 kasus baru hingga bulan Juni.
“Akumulasi dari tahun ke tahun itu, saat ini terdapat 106 kasus penderita HIV di Kota Lhokseumawe. Bahkan, ada satu bayi berusia 11 bulan yang positif tertular dari orang tuanya,” terang Safwaliza.
Untuk itu, dia memita semua masyarakat pro aktif gaya hidup sehat. Selain itu, tim Puskesmas terus menjangkau masyarakat untuk mendeteksi penyakit ini.
“Semakin cepat kita temukan semakin bagus, karena bisa segera kita damping dan tangani. Obat gratis tersedia di Puskesmas,” katanya.
Dia menjelaskan, dari jumlah penderita itu didominasi kaum pria dan bersumber dari gaya hidup seks bebas. “Faktor lain akibat pengguna narkotika lewat jarum suntik yang digunakan secara bersama-sama.Jadi untuk menekan angka penderita HIV tim bekerjasama dengan pihak terkait kerap melakukan sosialisasi ke sekolah- sekolah bahkan ke desa- desa,”katanya.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

