RUMAH Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, memiliki dokter spesialis untuk menangani penyakit tuberculosis (TB). Rumah sakit ini mampu melayani pasien paru dari Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Poli paru yang dibuka saban hari dipenuhi pasien menandakan rumah sakit itu dipercaya masyarakat sebagai pusat layanan kesehatan.

Pelaksana Tugas Direktur RSUCM Aceh Utara, Zulfitri, M.Kes, menyebutkan, tim dokter memiliki kompetensi yang mumpuni untuk menangani penyakit TB.
“Kami bersama tim dokter berkomitmen memberikan layanan terbaik untuk pasien di semua bidang, termasuk penyakit TB,” terangnya.

Saat ini, sebanyak 500 warga penderita tuberkulosis (TB) ditangani lima dokter paru RSUCM Kabupaten Aceh Utara. Mereka pasien dari berbagai wilayah di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.
Saat ini, tim dokter paru yaitu dr Indra buana Sp.P (K) FISR, dr Puspa Rosfadilla, Sp.P, dr Marliza Sp.P, dr Ikhsan Sp.P, dr Martunis, M. Ked (Paru).
“Saat ini pasien TB sensitif obat yang sedang menjalani pengobatan TB di RSUCM sekitar 500 lebih pasien, baik yang TB biasa maupun kebal. Data ini terhitung dari tahun 2023. Dari jumlah ini yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 250 orang,” sebut dr Puspa.
Sedangkan pasien kebal obat (TB RO) yang saat ini sedang menjalani pengobatan di RSUCM, ujar Puspa, sebanyak 14 orang dan yang dinyatakan sembuh setelah menjalani pengobatan.
Pasien yang TB biasa perlu waktu enam bulan untuk berobat dan TB yang kebal obat maka waktu berobat lebih lama yaitu 11 – 20 bulan dan ini ada delapan orang pasien. “Jumlah ini terhitung dari tahun 2023,” pungkasnya.
|ADVERTORIAL

Subscribe to my channel

