Categories: News

Banjir Rendam 3 Kecamatan di Bireuen, 1.199 warga Mengungsi

BIREUEN- Banjir merendamkan puluhan desa di tiga Kecamatan di Bireuen. Banjir menyebabkan ribuan warga terpaksa mengungsi di Meunasah Gampong masing-masing.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), puluhan Gampong terendam banjir terletak di Kecamatan Jeunieb, Peulimbang dan Pandrah.

Kepala BPBA, Ilyas mengatakan banjir itu diakibatkan tingginya intensitas curah hujan sehingga mengakibatkan tiga kecamatan di wilayah Bireuen terendam banjir pada 25 Januari 2024.

“Akibat banjir itu sebanyak 1.199 jiwa terpaksa mengungsi yang tersebar di 11 desa dengan 11 lokasi pengungsian di Kecamatan Jeunieb,”kata Ilyas melalui keterangan tertulis , Jumat (26/1).

Ilyas menambah banjir itu juga mendampak satu rumah warga dan satu unit mobil pick up Jenis Kijang alami rusak berat. “Kondisi terakhir kini masyarakat masih di lokasi titik pengungsian yang didirikan perangkat desa masing-masing,” katanya.

Ilyas mengatakan untuk stok logistik sendiri kini sedang mengalami kekosongan. Untuk mengatasi hal itu BPBD Bireuen telah melakukan koordinasi dengan berbagai stakeholder terkait hal tersebut.

Berdasarkan data diperoleh adapun warga yang mengungsi terdapat di Kecamatan Jeunieb dengan rincian, Gampong Dayah Blang Reuleu terdapat 189 jiwa, Gampong Janggot Seungko, 100 jiwa, Gampong Ule Raboe terdapat 30 jiwa.

Selanjutnya, Gampong Tanjong Bungong , 230 Jiwa, Gampong Dayah Baroe 100 jiwa, Gampong Teupin Kupula 30 jiwa, Gampong Blang Me Barat 100 jiwa, Gampong Meunasah Kupula terdapat 20 Jiwa dan Gampong Cot Geuleumpang Baroh terdapat 400 jiwa.

|MUMU

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Bupati Al-Farlaky Sambut 13 Nelayan Aceh di Pendopo

Minta Perkuat Edukasi Teritorial ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si.,…

7 hours ago

Jelang Musim Tanam, Pupuk Indonesia Dorong Optimalisasi Penebusan Pupuk Bersubsidi di Takalar

Takalar – Menjelang Musim Tanam periode Oktober 2026 – Maret 2027, PT Pupuk Indonesia (Persero)…

8 hours ago

Cerita Petani Aceh Pascabanjir, Berjuang Pulihkan Sawah Sendiri, Hingga Ganti Padi jadi Sawit

Anzikri (28) warga Desa Blang Reuling Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Kamis (17/9/2026)…

2 days ago

Pencuri Nekat, KBO Satlantas Aceh Timur Dihantam Batu

ACEH TIMUR — Aksi dugaan pencurian kabel tower HT milik Polri di belakang Kantor Satuan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky dan Kapolres Perkuat Sinergi Pembangunan dan Kamtibmas Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menerima kunjungan silaturahmi Kapolres…

3 days ago

BPBD Mengaku Tak Dilibatkan dalam Pembangunan Rumah Penyintas Banjir Aceh Utara

LHOKSUKON- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh mengeluhkan sikap kontraktor atau…

3 days ago

This website uses cookies.