PolhukamCerita Polisi Jaga Kamp Penampungan Rohingya Lhokseumawe

Cerita Polisi Jaga Kamp Penampungan Rohingya Lhokseumawe

Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh, menugaskan penjagaan 292 Rohingya di kamp penampungan Eks Gedung Imigrasi Kota Lhokseumawe.

Kepala Humas Polres Lhokseumawe, Salman, dihubungi Minggu (26/11/2023) menyebutkan, petugas ditempatkan di lokasi penampungan itu secara bergantian.

“Sejauh ini belum ada kendala,” kata Salman.

Saat ditanya apakah sudah ada warga Rohingya yang kabur dari penampungan, Salman mengaku belum ada Rohingya yang kabur dari penampungan.

“Biasanya memang begitu, ada yang lari dari penampungan. Namun, sampai saat ini, kita belum terima laporan ada warga Rohingya yang kabur,” terang Salman.

Tidak Tanggung Biaya
Sementara itu, Kepala Humas Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Darius, dihubungi terpisah, menyebutkan, penanganan Rohingya sepenuhnya tanggungjawab lembaga pengungsi dunia UNHCR dan IOM.

“Kami hanya koordinasi biasa saja. Artinya tidak ada yang kami tanggung apa pun, baik logistik, dan lain sebagainya,” terang Darius.

Sebelumnya diberitakan, ratusan Rohingya itu datang dengan tiga gelombang dan mendarat di Kabupaten Aceh Timur dan Kabupaten Bireun, Provinsi Aceh. Mereka kini ditampung di Eks Gedung Imigrasi Kota Lhokseumawe hingga tiga bulan ke depan.

|KOMPAS

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Satpol PP Aceh Utara Bantah Anggotanya Ambil Rokok dari Pedagang Saat Razia

LHOKSUKON– Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol...

Bupati Al-Farlaky: Isi Pembangunan Aceh dengan Damai, Perkuat Kewenangan Kekhususan

*Disampaikan dalam pidato peringatan di Madat. MADAT – Dua puluh...

Bupati Al Farlaky Serahkan Simbolis 20 Mobil Truck untuk Koperasi Desa Merah Putih

ACEH TIMUR — Sebanyak 20 unit mobil pick up...

Lensa Energi di Kabupaten Langkat: Membuka Cakrawala Lewat Kacamata

LANGKAT – Sebanyak 14 dari 65 siswa SDN 050775...

1 Rumah dan 3 Dapur Minyak Ilegal Terbakar di Aceh Timur

IDI- Satu rumah dan tiga dapur minyak illegal terbakar...