ACEH TIMUR- Usman Sulaiman (42), seorang narapidana kasus narkotika jenis sabu melarikan diri usai melakukan operasi tumor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zubir Mahmud, Aceh Timur.
Kalapas Kelas IIB Idi, Irhamuddin menjelaskan kaburnya Usman berawal dibawa ke RSU Zubir Mahmud untuk dilakukan upaya pemulihan penyakit tumor yang sedang di deritanya pada Rabu, 31 Mei 2023 sekitar pukul 17.30 WIB.
Tempatnya pada Pukul 18.00 WIB, Usman tiba i Instalasi Unit Gawat Darurat (IGD) RSUD Zubir Mahmud. Keesokan sekitar pukul 12.00 WIB Usman baru menjalani operasi penyakit yang dideritanya.
“Usai menjalani operasi, Usman dijaga oleh petugas lapas. Dimana penjaga dilakukan dua orang dan terus berlanjut secara bergiliran dengan pengantian 4 jam sekali,” katanya.
Lanjutnya, tepatnya keesokan pada pukul :05.40 WIB, salah seorang petugas pergi untuk melaksanakan shalat fardhu subuh mushala di Rumah Sakit itu. Dimana saat itu, Usman tetap dijaga oleh seorang petugas.
Kemudian, Usman meminta tolong agar dibukakan borgol lantaran mau buang air besar ke toilet ruang rawat inap. Petugas pun terus melakukan penjagaan didalam ruangan inap tersebut.
“Melihat Usman terlalu lama berada di kamar mandi, petugas jaga langsung melakukan pengecekan ternyata tidak lagi berada didalam toilet dan melarikan diri,”kata Irham.
Ketika itu, petugas langsung melakukan pencarian di sekitar ruang kamar rawat inap serta menyisir seluruh area RSUD Zubir Mahmud. Namun, Usman tidak ditemukan.
“Saat itu kami pun langsung melaporkan kejadian ini kepada pimpinan dan juga langsung berkoordinasi dengan pihak polres Aceh Timur,” kata Irham.
Irham mengatakan ini merupakan resiko pihaknya selaku petugas lapas. Dimana sudah menjalankan tugas sesuai Standard Operasional Prosedur (SOP).
“Mengingat demi kemanusiaan dan tanggung jawab terhadap kesehatan warga binaan itu justru malah kami yang menanggung akibat,” pungkasnya. Sekadar diketahui, Usman disebut bos narkoba dan ditangkap BNN dengan barang bukti 20 kilogram lebih. Usman saat ditangkap masih berstatus anggota DPRD Bireuen.
|DIMAS

Subscribe to my channel

