Categories: Polhukam

723 Korban Konflik di Aceh Utara, KKR : Ini juga Harus Diperhatikan ExxonMobil

BANDA ACEH |Sebanyak 723 korban konflik berada di Kabupaten Aceh Utara,  terdata pada Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Provinsi Aceh.

Ketua Pokja Reparasi KKR Aceh, Yuliati per telepon, Selasa (16/5/2023) menyebutkan, jumlah itu telah diambil pernyataan oleh KKR Aceh.

“Baik dari korban langsung kita ambil keterangan, maupun ahli warisnya,” kata Yuli. Namun, dia belum merincikan, kekerasan yang dialami oleh warga yang berada di lingkungan ExxonMobil.

“Nanti kami pilah lagi, mana korban yang berada di lingkungan ExxonMobil,” terangnya.

Dia berharap, korban konflik itu juga mendapat ganti rugi. “Sederhananya, kita berharap jangan hanya 11 orang yang menuntut di pengadilan Amerika itu saja yang mendapatkan ganti rugi. Namun, korban konflik lainnya juga mendapatkan hal yang sama di Aceh Utara,” terang Yuli.

Untuk verifikasi data, sambung Yuli, pihaknya akan membahas lebih lanjut di internal KKR untuk verufikasi data korban konflik tersebut.

“KKR bisa membantu finalisasi verifikasi data korban konflik kategori kekerasan yang terjadi di kawasan Exxon itu,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan sebanyak 11 warga desa Aceh yang mengaku diri mereka atau keluarga mereka mengalami kekerasan mengerikan lebih dari 20 tahun lalu telah mendapatkan ganti rugi finansial dari ExxonMobil, menjelang pengadilan HAM yang sedianya dimulai akhir bulan ini. Dalam kasus yang diajukan gugatannya pada 2001 di Pengadilan Distrik Washington DC, Amerika Serikat, 11 warga desa itu menuduh ExxonMobil menyewa tentara Indonesia untuk menjaga keamanan daerah operasional mereka.

Data korban dan besaran ganti rugi tidak disebutkan dengan alasan keamanan para korban.

|KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Konsisten Gelar Operasi Katarak Gratis, Pupuk Kujang Ingin Berkontribusi Menurunkan Angka Kebutaan Masyarakat

JAKARTA | Pupuk Kujang, anak usaha Pupuk Indonesia (Persero) berkomitmen untuk terus berperan dalam pengentasan…

3 hours ago

17 Bangunan Rusak di Aceh Utara dan Lhokseumawe, Ini Sebabnya..

LHOKSUKON –Sebanyak 15 rumah hancur diterjang angin kencang Jumat (5/6/2026) di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi…

3 hours ago

Dua Kali Bencana, Hidup Seadanya di Pedalaman Aceh Utara…

LHOKSUKON – Sejumlah penyintas banjir di Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi…

20 hours ago

Komisaris Utama dan Direktur Kelelembagaan & Kepatuhan Pertamina Patra Niaga Perkuat Pengawasan Operasional Infrastruktur Energi di Sumatera Barat

Padang – Pertamina Patra Niaga melaksanakan kegiatan Management Walkthrough (MWT) pada 1 s.d 3 Juni…

20 hours ago

BMKG Minta Warga Waspada, 85 Hutara Rusak Karena Angin Kencang di Aceh Utara

LHOKSUKON – Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…

2 days ago

TP PKK Aceh Timur Lakukan Pembinaan dan Evaluasi 10 Program Pokok PKK di Gampong Paya Lipah

PEUREULAK – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Timur, Lismawani Iskandar Al-Farlaky, melakukan kunjungan kerja…

2 days ago

This website uses cookies.